"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Berita  

Kekalahan Telak! Pasukan Israel yang Berjumlah 50.000 Tidak Mampu Memasuki Satu Desa di Lebanon

"Desa yang Tak Terkalahkan: 50.000 Tentara Israel Gagalkan Penaklukan Satu Desa di Lebanon"

pojokmedan.com – Militer Israel hingga saat ini belum berhasil merebut satu desa pun di Lebanon selatan meskipun telah mengerahkan lebih dari 50.000 tentara untuk invasi darat ke Lebanon. Hal ini dikemukakan oleh laporan harian berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa setelah sebulan operasi darat yang melibatkan lima divisi dan brigade cadangan, dengan kekuatan lebih dari 50.000 tentara, Israel masih belum berhasil membangun kehadiran di Lebanon selatan.

Menurut laporan tersebut, kegagalan pasukan Israel ini dikaitkan dengan strategi taktis yang efektif dari Hizbullah. Pejuang Hizbullah telah membangun beberapa garis pertahanan yang dilengkapi dengan amunisi yang mampu secara akurat menargetkan kendaraan lapis baja, tank, dan tentara Israel.

Laporan tersebut juga mencatat kesulitan tentara Israel dalam memetakan posisi Hizbullah dan melawan ancaman dari pesawat tanpa awak yang sulit dideteksi.

Hizbullah sendiri telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa dalam 45 hari terakhir, mereka telah berhasil menghancurkan sejumlah besar kendaraan militer Israel, termasuk tank Merkava, buldoser militer, kendaraan Hummer, kendaraan lapis baja, dan pengangkut pasukan.

Lebih dari 95 perwira dan tentara Israel telah tewas dan 900 lainnya terluka sejak invasi darat dimulai, menurut pernyataan tersebut.

Pejuang Hizbullah juga berhasil menjatuhkan beberapa pesawat nirawak milik Israel, termasuk Hermes-450 dan Hermes-900.

Dalam sebuah wawancara, mantan penasihat perdana menteri Israel Yitzhak Rabin, Kolonel Jack Neriya, menjelaskan bahwa pejuang Hizbullah sengaja membiarkan pasukan Israel maju, hanya untuk menjebak mereka dalam penyergapan. Taktik ini telah menciptakan situasi yang mengerikan bagi pasukan Israel, termasuk unit elit seperti Golani dan pasukan komando lainnya.

Neriya juga memperingatkan bahwa korban manusia dari setiap kemajuan bagi pasukan Israel bisa sangat parah, berpotensi melampaui total korban Israel sejak akhir 1940-an.

Sejak Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 2.700 orang di Lebanon, sebagian besar di antaranya terjadi dalam sebulan terakhir akibat meningkatnya serangan udara dan serangan darat.

Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *