pojokmedan.com – Insiden pembacokan terhadap saksi pasangan calon Bupati-Wakil Bupati (Cabub-Cawabup) Kabupaten Sampang, Jemy Sugito Putra, terjadi di wilayah Sampang, Madura. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah tersebut menjadi salah satu titik kerawanan dalam Pilkada Serentak 2024 yang telah diprediksi oleh Bawaslu.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa kejadian ini merupakan salah satu dari banyak insiden yang telah diprediksi akan terjadi di daerah tersebut. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam pilkada adalah hal yang biasa dan tidak seharusnya berujung pada kekerasan yang mengakibatkan nyawa melayang.
Bawaslu juga menyesali peristiwa ini dan menyatakan bahwa kasus tersebut telah mendapatkan pengawasan dari pihak kepolisian setempat. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto juga menjelaskan kronologi insiden tersebut dan menyatakan bahwa salah satu pelaku telah ditangkap dan ditahan, sedangkan para pelaku lainnya masih diburu.
Menurutnya, kekerasan yang terjadi dalam pilkada adalah hal yang tidak sepadan dan harus dihindari. Pemilihan calon kepala daerah merupakan proses pergantian kekuasaan secara damai dan tidak ada kaitannya dengan kekerasan. Hal ini juga menunjukkan bahwa wilayah Sampang, Madura merupakan salah satu daerah yang menjadi perhatian dalam Pilkada Serentak 2024.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











