pojokmedan.com – NEW YORK – Qualcomm telah memutuskan untuk tidak jadi mengakuisisi Intel, dengan alasan tertentu. Meski begitu, Qualcomm tetap berusaha untuk memperluas jangkauannya dan fokus pada bagian-bagian tertentu dari Intel.
Intel, yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar USD102,38 miliar, menunjukkan betapa besar kesepakatan yang sempat dipertimbangkan oleh Qualcomm. Jika akuisisi tersebut terjadi, hal tersebut akan menjadi salah satu kesepakatan terbesar dalam sejarah. Namun, saat ini Qualcomm telah menarik diri dari kesepakatan tersebut.
Berdasarkan laporan Bloomberg, Qualcomm dan Intel memiliki banyak kesamaan dalam tren industri. Qualcomm dikenal sebagai produsen prosesor aplikasi 5G untuk smartphone dan PC, sementara Intel merupakan pemasok terbesar CPU untuk PC. Namun, Qualcomm belum memiliki posisi yang kuat di pasar PC, sedangkan Intel juga aktif di pasar stasiun dasar 5G dan pusat data.
Meskipun Intel memiliki strategi AI dan komputasi performa tinggi (HPC), mereka masih harus membuktikan keberhasilan tersebut. Sementara itu, Qualcomm tidak memiliki penawaran dalam bidang AI dan HPC untuk pusat. Hal ini menunjukkan bahwa kedua perusahaan memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda.
Meskipun sempat dipertimbangkan, akuisisi antara Qualcomm dan Intel tidak terjadi karena kedua perusahaan lebih memilih untuk tetap berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi persaingan industri semikonduktor yang semakin ketat. Dengan demikian, kedua perusahaan ini akan terus berkompetisi dan mengembangkan teknologi masing-masing untuk tetap bersaing di pasar global.





