Pojokmedan.com – JAKARTA – Demi menguatkan posisinya pada pangsa otomotif Indonesia, Castrol Indonesia resmi mengumumkan aktor internasional sekaligus seniman bela diri, Iko Uwais, sebagai Brand Ambassador terbaru.
Mengapa Iko Uwais?
Amanda Parikesit, Head of Marketing Castrol Indonesia, mengatakan bahwa Iko Uwais bukanlah sekadar figur publik. Namun, simbol ketangguhan serta dedikasi. Kariernya yang digunakan dimulai dari film The Raid hingga menjadi bintang internasional di area berbagai produksi Hollywood sudah merancang reputasinya sebagai sosok tangguh yang tersebut mampu menghadapi berbagai tantangan dengan keandalan tinggi.
“Iko Uwais mencerminkan nilai-nilai inti Castrol: keandalan, ketangguhan, juga proteksi maksimal,” kata Amanda. Iko Uwais sendiri mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga Castrol. “Saya termasuk pengguna setia Castrol Magnatec,” ungkapnya.
Castrol Magnatec miliki 2 varian. Castrol Magnatec SUV dirancang khusus untuk kendaraan SUV dengan ketahanan terhadap medan berat dan juga kemacetan dalam perkotaan. Sedangkan Castrol Magnatec dengan Hyspec fokus dalam efisiensi unsur bakar, ramah lingkungan, lalu cocok untuk kendaraan modern, termasuk mobil hybrid.

“Produk kami tidaklah hanya saja melindungi mesin dari keausan tetapi juga memberi efisiensi unsur bakar hingga 10% serta menghurangi emisi karbon hingga 70%,” imbuh Ekza Novtiano, Brand & Product Manager Castrol Indonesia.
Kampanye ini juga mencakup berbagai inisiatif promosi, kegiatan konsumen, serta touring ke empat kota besar—Bandung, Yogyakarta, Malang, dan juga Bali—yang akan melibatkan dengan segera Iko Uwais.
Ekza mengatakan, teknologi Castrol Magnatec diklaim melakukan pengujian Honda CB 150R dengan jarak tempuh lebih tinggi dari 100.000 km, hasilnya peningkatan performa sebesar 4%, konsumsi substansi bakar berkurang hingga 6%, kemudian interval penggantian oli diperpanjang dari 2.000 km (standar OEM) menjadi 5.000 km.
“Teknologi molekul pintar Castrol Magnatec secara terlibat mengempiskan pertentangan juga menjaga stabilitas suhu operasi mesin, sehingga menambah masa berlaku umur mesin serta mengempiskan keausan hingga 50% tambahan baik dibandingkan oli konvensional,” kata Ade Mansoer, Supervisor Produksi lalu Laboratorium PT CastrolIndonesia.





