Pojokmedan.com – JAKARTA – Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyentil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin . Sentilan Ray terkait usul Sultan agar warga sanggup urunan untuk membantu anggaran inisiatif makan bergizi gratis.
“Kalau warga bergabung urunan, namanya tidak lagi makan bergizi gratis, tapi makan bergizi urunan. Ada-ada saja,” ujar Ray untuk SindoNews, hari terakhir pekan (17/1/2025).
Dia menambahkan, jikalau warga mengambil bagian urunan, maka dengan sendirinya kata gratis yang digunakan disifatkan di tempat dalamnya harus dihilangkan. “Jangan dipakai. Sebab, kenyataannya, makan bergizinya adalah hasil dari urunan masyarakat,” tuturnya.
Dia tiada setuju dengan usulan Ketua DPD RI tersebut. “Lagi pula, dana makan siang gratis ini diambil dari pajak warga. Ya masak warga dua kali dimintai untuk terlibat. Sementara pihak pemerintah tak jua ada sikap penghematannya,” ujarnya.
Ray justru mengusulkan beberapa hal. Pertama, rampingkan Kabinet Merah Putih dengan segala stafnya. Kedua. potong upah seluruh pejabat pemerintah non-ASN.
“Ketiga, tunda perjalanan dinas ke luar negeri. Jangan rakyat terus yang diminta terlibat sementara merekan hanya saja jadi penikmat hasilnya,” pungkasnya.











