Pojokmedan.com – JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki 100 hari, sebuah tonggak awal yang dimaksud menjadi sorotan publik. Pemerintahan ini mengusung visi besar untuk meningkatkan kekuatan kesejahteraan rakyat. Dan, salah satu kegiatan andalan pemerintah Prabowo-Gibran adalah penyediaan akses makan bergizi khususnya bagi anak-anak. Namun, di area balik program-program unggulan, pemerintahan juga dihadapkan pada isu serius, perkara pagar laut misterius.
Dalam episode terbaru Rakyat Bersuara waktu malam ini sama-sama Aiman Witjaksono , Immanuel Ebenezer, Ray Rangkuti, kemudian para narasumber kredibel lainnya akan mendiskusikan secara mendalam berbagai capaian dan juga tantangan memasuki 100 hari pemerintahan Prabowo-Giran.
Program 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran mendapat berbagai respons dari masyarakat. Di bidang pangan, berbagai pihak mengapresiasi langkah pemerintah yang mana proaktif, meskipun tantangan masih ada, seperti distribusi pangan di dalam tempat terpencil kemudian keberlanjutan program. Sementara itu, langkah tegas persoalan hukum pagar laut kian menuai kontra dari berbagai kalangan, teristimewa para nelayan kemudian publik sekitar yang tersebut tinggal di area kawasan pesisir Tangerang, Banten. Lantas, bagaimana para pakar mendiskusikan persoalan ini?
Simak terus perkembangan 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran pada Rakyat Bersuara “100 Hari, Makan Bergizi hingga Pagar Misterius” waktu malam ini dengan para narasumber, Immanuel Ebenezer-Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Astrio Feligent-Jubir Partai Gerindra, Saleh Daulay-Politisi PAN, Ray Rangkuti-Pengamat Politik, Feri Amsari-Pakar Hukum Tata Negara, Iqbal Ramadhan- Aktivis, Yanuar Rizky-Pengamat Ekonomi, Saat 19.00 WIB, Live semata-mata di tempat iNews.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











