Pojokmedan.com – NEW DELHI – Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga menjadi tamu utama atau chief guest pada acara perayaan Hari Republik India ke-76 di tempat Kartavya Path, New Delhi.
Prabowo mengumumkan Presiden ke-1 RI Sukarno juga pernah menjadi tamu utama dalam hari peringatan tegas Republik India yang mana pertama.
Prabowo hadir di jamuan makan di malam hari pada kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu, di dalam Rashtrapati Bhavan, yang digunakan berada dalam New Delhi, India, pada hari terakhir pekan (25/1) malam. Dalam sambutannya, Prabowo memberikan apresiasi mendalam menghadapi undangan kemudian sambutan hangat dari pemerintah India.
Prabowo mengungkit bahwa momen itu mengulang sejarah ketika Presiden Pertama RI Sukarno juga menjadi tamu utama pada Hari Republik India pertama pada 1950.
“Saya sungguh tersanjung dikarenakan pada Hari Republik Anda (India) yang pertama, tamu kehormatan, tamu utama, juga adalah Presiden Republik Indonesia, Presiden kita yang digunakan pertama, dan juga proklamator kemerdekaan kita, Bapak Sukarno. Hal ini sungguh suatu kehormatan besar,” kata Prabowo.
“Artinya saya mengikuti jejak bapak pendiri Republik Indonesia. Harus saya komunikasikan terhadap saudara sekalian, bahwa konferensi ini, kunjungan saya ini, padahal sangat singkat, cuma empat hari, tetapi saya anggap ini sangat produktif,” imbuh dia.
Adapun kontingen marching band kemudian 352 personel TNI dari Indonesia akan berpartisipasi di parade di area Kartavya Path. Ini adalah merupakan kali pertama kontingen Indonesia menjadi bagian pada parade hari nasional dalam luar negeri.
Kunjungan Prabowo ke Delhi juga diisi dengan penandatanganan kemudian pembaruan lima Nota Kesepahaman atau MoU di tempat berbagai bidang, termasuk kesehatan, perawatan tradisional, pembangunan digital, kebudayaan, lalu keamanan maritim.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











