Pojokmedan.com – JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meyakinkan jadwal pelantikan kepala tempat yang digunakan bukan punya sengketa di dalam Mahkamah Konstitusi (MK) akan diundur. Semula kepala area yang disebutkan akan dilantik pada Kamis, 6 Februari 2024.
Tito mengatakan, diundurnya pelantikan kepala tempat yang dimaksud agar kepala tempat terpilih yang bersengketa maupun yang tersebut sudah ada ada putusan dismissal, bisa saja dilantik bersamaan.
“Yang 6 Februari dikarenakan disatukan dengan non sengketa dengan MK, dismissal, maka otomatis yang dimaksud 6 Februari kita batalkan, kita secepat mungkin saja lakukan pelantikan yang dimaksud lebih besar besar,” ujar Tito di dalam Kantor Kemendagri, Ibukota Indonesia Pusat, Hari Jumat (31/1/2025).
“Beliau berprinsip kalau jaraknya nggak jauh, untuk efisiensi sebaiknya satukan saja, yang non sengketa kemudian dismissal, untuk efisiensi,” tambahnya.
Tito menjelaskan, kemungkinan besar pelantikan yang akan disertai lebih tinggi banyak lagi kepala area terpilih itu akan dijalankan di tempat antara tanggal 17, 18, 19, 20 Februari 2025. Hal yang dimaksud disesuaikan dengan proses pasca putusan dismissal MK di tempat KPU, KPU Daerah, hingga DPRD.
“Nah dari situ kira-kira ya lebih banyak kurang 12 sampai 14 hari kalau dihitung semenjak apa semenjak, 5 putusan dismissal, artinya kira-kira tanggal 17, 18, 19, 20 Februari 2025. Nah ini yang digunakan nanti akan diputuskan oleh Bapak Presiden lantaran jadwal kemudian acara pelantikan diatur dengan Peraturan Presiden artinya kami akan pasca mengetahui eksersis ketemu MK, KPU, Bawaslu kemudian lain-lain,” imbuhnya.
Diketahui, awalnya pelantikan kepala tempat yang dimaksud bukan bersengketa akan dilakukan 6 Februari 2025. Namun sebab MK memajukan pembacaan putusan dismissal menjadi 4 sampai 5 Februari 2025.
Maka pelantikan kepala tempat yang mana tak bersengketa dan juga sudah ada ada putusan dismissal, akan dilantik bersamaan. Sementara, MK semula dijadwalkan akan menyelenggarakan pembacaan putusan dismissal pada 11 sampai 13 Februari 2025.











