Pojokmedan.com – JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) angkat bicara tentang adanya usulan terkait pengaplikasian infrastruktur Patroli serta Pengawalan (Patwal) cuma untuk Presiden dan juga Wakil Presiden saja. Dia menyinggung persoalan adanya peluang pejabat negara telat datang rapat apabila tak manfaatkan Patwal tersebut.
HNW mengaku tak mempersoalkan adanya wacana tersebut. Menurutnya, warga boleh bersuara tentang apa yang dimaksud dirasakan.
“Ya monggo belaka warga boleh berwacana juga semuanya berhak untuk kemudian memberikan penjelasan kan yang dipentingkan itu adalah agar semuanya, bisa saja melaksanakan tugasnya dengan yang tersebut terbaik,” kata HNW di tempat Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Hari Jumat (31/1/2025).
Namun, pada kesempatan itulah HNW menyinggung adanya kemungkinan pejabat negara mampu telat apabila tak menggunakan patwal tersebut. Ia meyakini, rakyat juga tidaklah suka apabila para pejabatnya datang telat.
“Saya yakin juga warga juga tiada suka kalau kemudian rapat di dalam lembaga-lembaga negara telat gara-gara para kontestan rapat bukan bisa saja datang tepat waktu, lantaran kemacetan jalanan,” ujarnya.
Kendati demikian, Politisi PKS itu juga mengingatkan bahwa patwal harus dipergunakan sebaik-baiknya. Mereka tak boleh merugikan masyarakat.
“Tentu semata patwal juga tiada boleh untuk melakukan tindakan yang digunakan pada tanda kutip melukai warga atau melukai rakyat. Jadi semuanya perlu berlaku yang tersebut empati serta simpati. Sehingga semuanya mampu saling menghormati,” pungkasnya.











