"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

6 Kontroversi Bahlil Lahadalia, dari Hapus Pengecer Gas 3 Kg hingga Lulus Doktor Kilat

6 Kontroversi Bahlil Lahadalia, dari Hapus Pengecer Gas 3 Kg hingga Lulus Doktor Kilat

Pojokmedan.com – JAKARTA – Menteri Energi lalu Informan Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada waktu ini sejumlah disorot terkait kontroversi kebijakannya, salah satunya menghapus pengecer gas 3 kg.

Kontroversi ini menyebabkan Bahlil yang digunakan juga Ketua Umum Partai Golkar menjadi salah satu menteri Kabinet Merah Putih yang dimaksud mempunyai penilaian buruk.

Jika meninjau latar belakangnya sebenarnya Bahlil dikenal sebagai sosok cukup kontroversial. Berikut ini beberapa kontroversi Bahlil.

6 Kontroversi Bahlil Lahadalia

1. Menghapus Pengecer Gas 3 Kg

Kontroversi Bahlil yang digunakan belum lama ini yakni menghapus pengecer gas 3 kg. Para pengecer dinilai sudah meningkatkan harga jual tabung melon seenaknya hingga rakyat miskin bukan bisa jadi menikmati biaya yang mana seharusnya sudah ada disubsidi.

Meskipun hal yang dimaksud dinilai baik oleh sebab itu menciptakan pemerintah mudah pada mengawasi harga jual gas pada pasar, namun pengecer yang mana pada umumnya tukang jualan kecil harus kehilangan pendapatannya.

Kebijakan ini juga menyebabkan warga harus mengantre panjang dalam pangkalan untuk mendapatkan gas 3 kg.

2. Mengklaim Pengembangan Usaha Masuk IKN

Pada akhir tahun 2023, Bahlil menyatakan ada beberapa negara yang dimaksud akan menanamkan modal di dalam IKN di area antaranya Uni Emirat Arab (UEA), China, Korea Selatan, serta beberapa negara Eropa.

“Saya nggak boleh ngomong nomor pasti ya. Tapi kurang lebih besar Rp200-Rp300 triliun sudah ada ada yang digunakan masuk, sudah ada komitmen, lalu sebagian sudah ada berjalan,” ujar Bahlil, Jumat, 2 Desember 2023.

3. Menuding Ada Pihak Luar Negeri dalam Konflik Rempang

Dalam konflik Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Bahlil mengungkapkan ada pihak asing yang mana terlibat.

“Saya tahu barang ini, siapa yang mana bergabung main. Saya tahu kok siapa yang dimaksud (terlibat) di area luar negeri,” kata Bahlil pada konferensi pers dalam Kementerian Investasi, Jakarta, Senin, 25 September 2023.

4. Dituding Rebut Kursi Kepemimpinan Golkar

Bahlil terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar secara aklamasi di Munas XI Golkar, Rabu, 21 Agustus 2024. Terpilihnya Bahlil sebagai Ketum Golkar dicurigai tak lepas dari dukungan Istana.

Pada momen ini, Airlangga Hartarto melemparkan sindiran. “Kursinya Pak Kapolri sekadar diambil sebanding Pak Bahlil,” ucapnya. Sontak, ucapan Airlangga disambut tawa oleh para menteri.

5. Diduga Melakukan Jual Beli Izin Tambang

Bahlil diduga tebang pilih di membatalkan atau mencabut izin usaha tambang ketika beliau menjabat Menteri Investasi/Kepala Badan Sinkronisasi Penanaman Modal (BKPM).

Di sisi lain, puluhan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk wilayah konsesi yang dimaksud berdekatan dengan konsesi PT Meta Mineral Pradana, ia cabut. Belakangan terungkap bahwa pemegang saham utama perusahaan yang dimaksud adalah PT Papua Bersama Unggul, perusahaan milik Bahlil.

6. Lulus Doktor Kilat

Kasus ini berawal ketika Bahlil menjalani sidang doktor terbuka pada 16 Oktober 2024 lalu. Poster sidang terbuka itu beredar di area media sosial kemudian dengan segera menjadi perbincangan panas.

Warganet menyoroti durasi kuliah S3 Bahlil yang dimaksud belaka menghabiskan waktu 1 tahun 8 bulan. Waktu 20 bulan untuk meraih peringkat doktor dinilai tidak ada wajar. Pasalnya, penghargaan doktor normalnya sanggup didapat setelahnya menjalani 3 tahun perkuliahan.

Hal yang dimaksud lantas menimbulkan UI menangguhkan kelulusan Bahlil dari acara Doktoral. Keputusan ini diambil pada Rapat Kesepahaman 4 Organ Universitas Indonesia di dalam Kampus UI Salemba pada Selasa, 11 November 2024.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *