"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pemkab dan Stakeholder Komitmen Kuat Lindungi Pekerja Migran Deli Serdang

Pemkab Deli Serdang Berkomitmen Memperkuat Perlindungan Pekerja Migran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bersama pemangku kepentingan berkomitmen untuk lebih memperkuat aspek pelindungan pekerja migran. Komitmen ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari pra-penempatan, masa bekerja hingga purna penempatan. Hal ini dilakukan karena Deli Serdang merupakan salah satu daerah dengan jumlah pekerja migran yang cukup besar.

Pelindungan terhadap para pekerja migran bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Tujuannya adalah memastikan bahwa hak-hak pekerja migran dihargai dan dihormati. Dalam hal ini, Pemkab Deli Serdang berkomitmen menjalankan pembangunan yang sehat, cerdas, dan sejahtera, termasuk memastikan para pekerja migran sebagai pahlawan devisa dan tulang punggung keluarga, serta kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui jalur yang aman.

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP, menyampaikan pernyataan tersebut ketika membuka Lokakarya Pelindungan Pekerja Migran Kabupaten Deli Serdang di D’Prima Hotel, Tumpatan Nibung, Batang Kuis, pada Kamis (20/11/2025). Menurutnya, pelindungan terhadap pekerja migran sangat diperlukan karena banyak dari mereka berangkat ke luar negeri dengan harapan memperoleh kehidupan yang lebih baik, namun tidak sedikit yang menghadapi risiko seperti penempatan ilegal, perlindungan hukum yang lemah, hingga kasus-kasus kekerasan dan eksploitasi.

Pemkab Deli Serdang memahami bahwa pekerja migran, khususnya perempuan, menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari sisi perlindungan hukum, akses informasi, hingga dukungan bagi pekerja migran itu sendiri. Karena itulah, diperlukan kerja sama yang terstruktur, komprehensif, dan berkelanjutan. Untuk itu, diharapkan langkah-langkah strategis, model kolaborasi baru, serta penguatan layanan yang benar-benar menjawab kebutuhan tersebut.

“Lokakarya ini punya makna penting untuk mengonsultasikan dan menyinergikan program dalam menangani kebutuhan pekerja migran perempuan dan keluarga mereka, serta mengembangkan implementasi program strategis bersama yang mencakup kontribusi pemerintah, dukungan para mitra, serta tindakan keberlanjutan ke depan,” tutup Asisten I.

Sebelumnya, Ketua Migran Worker Resources Center (MRC), Antonius Tampubolon, menyebutkan bahwa pelaksanaan lokakarya bertujuan untuk menggandeng pemerintah, dalam hal ini Pemkab Deli Serdang, untuk merumuskan dan menghasilkan kerja sama atau program pelindungan terhadap pekerja migran.

Sementara itu, perwakilan International Labour Organization (ILO) Jakarta, Cintya Harkrisnowo, menjelaskan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) wajib untuk dijaga, dilindungi, dipenuhi hak-haknya, dan tidak boleh didiskriminasi. Harus ada upaya bersama memberi perlindungan kepada para pekerja migran, terlebih yang berasal dari Indonesia.

“Kami (ILO) memiliki visi perlindungan hak-hak tenaga kerja dengan standar hak pekerja-pekerja di dunia. Standar kerja itu harus tripartit. Bukan hanya pekerja, tapi mesti melibatkan pemberi kerja dan pemerintah. Dari data yang ada, dari seluruh PMI di luar negeri itu 70 persennya adalah perempuan. Paling banyak lagi di sektor rumah tangga. Ini belum terlindungi hak-haknya di negara tujuan. Inilah diperlukan kolaborasi untuk memastikan para PMI dilindungi, dijamin hak-haknya, dan lainnya,” jelasnya.

Langkah-Langkah Kolaboratif dalam Perlindungan Pekerja Migran

Beberapa langkah penting yang diambil oleh Pemkab Deli Serdang dan mitra terkait antara lain:

  • Peningkatan Kesadaran dan Edukasi

    Melalui pelatihan dan sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman tentang hak-hak pekerja migran, risiko yang mungkin dihadapi, serta cara menghindari penipuan atau eksploitasi.

  • Penguatan Layanan Informasi dan Bantuan

    Pemkab Deli Serdang bekerja sama dengan organisasi-organisasi lokal dan internasional untuk menyediakan layanan informasi dan bantuan kepada pekerja migran, terutama perempuan.

  • Kolaborasi dengan Pihak Terkait

    Pemkab Deli Serdang berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat, organisasi internasional, dan pengusaha, dalam membangun sistem perlindungan yang efektif.

  • Peningkatan Akses ke Layanan Hukum

    Pemkab Deli Serdang memastikan bahwa pekerja migran memiliki akses ke layanan hukum yang memadai, termasuk bantuan hukum dan perlindungan dari diskriminasi.

  • Pengembangan Program Jangka Panjang

    Dengan fokus pada keberlanjutan, Pemkab Deli Serdang berupaya untuk mengembangkan program-program yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pekerja migran dan keluarga mereka.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Deli Serdang berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi pekerja migran, khususnya perempuan, agar dapat bekerja dengan nyaman dan tanpa mengkhawatirkan risiko yang mungkin terjadi.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *