"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Jangan Lupa Cek Nama Penerima BLT Rp900 Ribu di Akhir Desember!

Penyaluran BLTS Tahun 2025

Pemerintah terus berupaya memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Masyarakat 2025 dapat selesai sebelum akhir tahun. Gus Ipul, Menteri Sosial, menyampaikan harapan agar proses ini dapat diselesaikan dengan cepat sehingga penyaluran bantuan bisa rampung sebelum tanggal 17 Desember.

BLTS ini diberikan kepada keluarga berpenghasilan rendah yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan total bantuan sebesar Rp 900 ribu, program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok di akhir tahun. Namun, Gus Ipul menekankan bahwa bantuan tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli rokok, kredit sepeda motor, atau untuk bermain judi online.

Cara Cek Penerima BLTS

Untuk memastikan apakah seseorang termasuk penerima BLTS, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Melalui Aplikasi Cek Bansos

    Pengguna dapat mengunduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store. Setelah itu, buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos” pada halaman utama. Isi data wilayah domisili secara lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa), masukkan nama lengkap sesuai KTP, selesaikan verifikasi keamanan (captcha), lalu tekan tombol “Cari Data”.

  • Melalui Situs Resmi Kemensos RI

    Akses situs resmi Kemensos atau klik link. Isi data wilayah tempat tinggal meliputi provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan. Ketik nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha yang muncul di layar. Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil pencarian.

Jika nama muncul, kemungkinan warga masuk desil 1–4 DTSEN dan tercatat sebagai penerima BLT Kesra 2025. Informasi pencairan juga dapat diperoleh melalui notifikasi aplikasi atau perangkat desa.

Penyaluran BLTS Melalui Bank dan Kantor Pos

BLTS disalurkan dalam dua tahap:

  • Transfer langsung via rekening Bank Himbara

    Penerima hanya perlu mengecek rekening Himbara Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, serta Bank Syariah Indonesia/BSI.

  • Melalui Kantor Pos Indonesia

    Penerima dapat mendatangi kantor pos terdekat untuk mengambil bantuan secara langsung. Jika tidak ada kantor pos terdekat, para KPM bisa berkumpul di satu lokasi seperti kantor kelurahan. Petugas PT Pos Indonesia akan datang dan menyalurkan bantuan secara kolektif.

Bagi warga yang lansia atau sakit, mereka bisa menghubungi lurah untuk meminta petugas Pos datang ke rumah.

Proses Verifikasi dan Target Penerima

Gus Ipul menjelaskan bahwa Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah telah melakukan ground check atau verifikasi cepat terhadap data para KPM sebelum menyalurkan BLTS. Hasil dari verifikasi ini dikirimkan lagi ke BPS untuk dilakukan validasi dan pengukuran.

Sampai saat ini, bantuan telah disalurkan kepada lebih dari 28 juta KPM yang dinyatakan layak menerima. Sementara itu, sebanyak 2,8 juta KPM masih dalam proses verifikasi. Gus Ipul berharap proses ini dapat segera diselesaikan agar penyaluran BLTS bisa rampung sebelum akhir tahun 2025.

Pentingnya Penggunaan Bantuan Secara Bijak

Gus Ipul mengimbau kepada seluruh warga yang menerima BLTS agar menggunakan bantuan dengan bijak. Ia menegaskan bahwa bantuan ini harus digunakan untuk kepentingan yang paling pokok, seperti keperluan anak-anak sekolah atau merintis usaha. Dengan demikian, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi keluarga penerima.


Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *