Tahun 2025: Pencapaian dan Perkembangan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin
Tahun 2025 menjadi momen penting dalam perjalanan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGM) Unhas dalam mengukuhkan perannya sebagai academic dental hospital unggulan di Indonesia Timur. Selama tahun ini, RSGM Unhas menunjukkan kinerja institusional yang solid dan berkelanjutan melalui berbagai capaian strategis di bidang pendidikan, pelayanan, riset, tata kelola, keuangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Seluruh pencapaian tersebut terwujud melalui kerja kolektif seluruh sivitas akademika, tenaga kesehatan, dan manajemen rumah sakit, dengan dukungan penuh dari Universitas Hasanuddin sebagai induk institusi.
Prestasi dan Program Strategis RSGM Unhas Tahun 2025
1. Penguatan Peran Sebagai Wahana Pendidikan Klinik
RSGM Unhas secara konsisten memperkuat perannya sebagai wahana pendidikan klinik utama bagi mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi dan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS). Sistem pembelajaran klinik yang terintegrasi dan berbasis kompetensi, didukung rasio dosen–mahasiswa profesi yang ideal (1:2), memastikan mutu pembimbingan klinik, keselamatan pasien, serta kualitas lulusan tetap terjaga.
2. Pertumbuhan Kunjungan Pasien yang Stabil
Pertumbuhan kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap yang stabil dan berkelanjutan selama periode 2020–2025 mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap mutu pelayanan RSGM Unhas. Kondisi ini sekaligus menjamin ketersediaan clinical exposure yang memadai bagi peserta didik, sehingga proses pendidikan berjalan seiring dengan pelayanan nyata kepada masyarakat.
3. Penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPU)
RSGM Unhas mencatat pencapaian strategis melalui penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPU) untuk Program Subspesialis (Sp-2) Bedah Mulut dan Maksilofasial. Penetapan ini menegaskan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, serta sistem pendidikan lanjutan bertaraf nasional, sekaligus memperkuat posisi Universitas Hasanuddin sebagai rujukan pendidikan kedokteran gigi lanjutan di Indonesia.
4. Program Pengabdian Kepada Masyarakat
Komitmen pengabdian kepada masyarakat diwujudkan melalui Program Operasi Celah Bibir dan Lelangit yang dilaksanakan bersama Yayasan Celebes Cleft Center. Program ini tidak hanya berfokus pada tindakan operasi gratis bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga disertai kegiatan skrining dan bakti sosial lintas daerah di Indonesia Timur, sebagai implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi.
5. Akreditasi Paripurna Pusat Pelatihan Kesehatan Dental Craft
Pusat Pelatihan Kesehatan Dental Craft RSGM Unhas berhasil meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai pengakuan tertinggi atas kualitas tata kelola, kurikulum, fasilitas, dan instruktur pelatihan kesehatan gigi nasional.
6. Budaya Keselamatan Kerja
RSGM Unhas secara konsisten membangun budaya keselamatan kerja melalui program kesehatan dan keselamatan tenaga kesehatan, termasuk vaksinasi Hepatitis serta skrining Tuberkulosis dan HIV bagi seluruh DPJP dan tenaga kesehatan, guna menjamin lingkungan rumah sakit pendidikan yang aman dan sehat.
7. Program “Mahasiswa Unhas Bebas Penyakit Gigi dan Mulut”
Program ini menyediakan layanan pemeriksaan dan perawatan gigi gratis bagi seluruh mahasiswa Unhas, mengintegrasikan pendekatan promotif, preventif, dan kuratif, serta menjadi model nasional pelayanan kesehatan gigi berbasis kampus.
8. Penghargaan Inovasi Program Unggulan RSPTN
Pada tingkat nasional, RSGM Unhas meraih Penghargaan Inovasi Program Unggulan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dari Kementerian DiktiSaintek pada Kongres ARSPTN ke-6, sebagai bentuk apresiasi atas berbagai terobosan layanan dan pendidikan klinik berbasis inovasi.
9. Transformasi Digital
Tahun 2025 juga ditandai dengan percepatan transformasi digital melalui implementasi sistem antrean berbasis aplikasi, rekam medis elektronik, serta sistem klaim BPJS terintegrasi. Transformasi ini menghasilkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien, sekaligus mengantarkan RSGM Unhas menerima apresiasi Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan.
10. Predikat Excellent dalam Jaminan Kesehatan Nasional
RSGM Unhas meraih predikat Excellent pada proses rekredensialing BPJS Kesehatan dengan skor 95,49. Capaian ini menegaskan mutu pelayanan JKN yang unggul dan berkelanjutan, serta memastikan keberlanjutan akses layanan kesehatan gigi bermutu bagi masyarakat.
11. Survei Verifikasi Akreditasi LAM-KPRS
Pada penghujung tahun 2025, RSGM Unhas berhasil lolos survei verifikasi akreditasi LAM-KPRS, menegaskan pemenuhan standar mutu, tata kelola, dan keselamatan pasien sebagai rumah sakit pendidikan.
12. Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar
RSGM Unhas memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar, menghadirkan program pemeriksaan gigi gratis bagi anak panti asuhan dan lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
13. Promosi Kesehatan dan Edukasi Publik
Kegiatan promosi kesehatan dan edukasi publik dilaksanakan secara masif melalui penyuluhan langsung, talkshow publik, media televisi, serta inovasi Podcast “Dari Kandea Bicara Gigi Mulut” sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dan mulut yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Penguatan Tata Kelola Riset dan Etika Penelitian
Sebagai bagian dari penguatan peran akademik dan riset klinis, RSGM Unhas telah membentuk dan mengoperasikan Komite Etik Penelitian Kesehatan yang berfungsi secara aktif dan independen. Keberadaan komite etik ini merupakan sebuah pencapaian strategis dan unik, karena hingga saat ini RSGM Unhas tercatat sebagai satu-satunya Rumah Sakit Gigi dan Mulut di Indonesia yang memiliki Komite Etik Penelitian sendiri.
Komite etik ini memastikan seluruh kegiatan penelitian klinis dan akademik yang dilaksanakan di RSGM Unhas memenuhi prinsip etika penelitian internasional, perlindungan subjek penelitian, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional.
Kinerja Keuangan yang Sehat dan Akuntabel
Selain capaian akademik dan pelayanan, RSGM Unhas juga menunjukkan kinerja keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Selama empat tahun terakhir, laporan keuangan RSGM Unhas secara konsisten mencatat surplus operasional dengan tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Seluruh pengelolaan keuangan dilaksanakan secara akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik, serta telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) melalui pemeriksaan Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Hasanuddin dan Kantor Akuntan Publik.
Harapan dan Arah Pengembangan RSGM Unhas ke Depan
Seiring dengan capaian tersebut, RSGM Unhas juga menghadapi dinamika dan tantangan pengembangan yang semakin kompleks. Pertumbuhan jumlah mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi setiap tahun, peningkatan signifikan jumlah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS), serta rencana pembukaan berbagai Program Subspesialis (Sp-2) di bidang kedokteran gigi menuntut tersedianya wahana pendidikan klinik yang jauh lebih lengkap, modern, dan terintegrasi.

Kebutuhan pendidikan masa depan tidak lagi dapat ditopang oleh fasilitas yang bersifat minimal, melainkan memerlukan rumah sakit pendidikan yang representatif, dengan layanan komprehensif, teknologi kedokteran gigi yang maju dan canggih. Serta ekosistem yang mampu mendukung pembelajaran berbasis kompetensi, pelayanan subspesialistik, dan riset klinis berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, pengembangan RSGM Unhas ke depan diarahkan untuk menjadi pusat pendidikan dan pelayanan gigi dan mulut rujukan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Dengan dukungan penuh Universitas Hasanuddin, para pemangku kepentingan, serta komitmen seluruh sivitas akademika dan tenaga kesehatan. RSGM Unhas diharapkan mampu bertransformasi menjadi Smart Academic Dental Hospital yang unggul sebuah institusi pendidikan, pelayanan, dan riset kedokteran gigi yang berkelas nasional dan internasional.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











