"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Mantan Rektor UGM Datang Sendirian Temui Jokowi, Jabatannya Moncer di Kabinet

Kunjungan Pratikno ke Kediaman Jokowi di Surakarta

Pada hari Sabtu (27/12/2025), Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Surakarta, Jawa Tengah. Kehadirannya dalam kunjungan tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Pratikno tampak datang sendirian dan langsung memasuki rumah Jokowi tanpa didampingi oleh pejabat lainnya. Ia mengenakan kemeja batik yang dipadukan dengan celana panjang hitam. Saat tiba di lokasi, ia sempat berinteraksi singkat dengan warga sekitar yang menyapanya. Seorang warga menyampaikan, “Pak Pratikno,” dan Pratikno merespons dengan “Inggih (iya)” sebelum buru-buru berjalan masuk ke dalam rumah Presiden ke-7 RI itu.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait tujuan atau agenda dari pertemuan tersebut. Baik pihak Pratikno maupun lingkaran Jokowi belum memberikan pernyataan terbuka mengenai isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Hal ini memunculkan berbagai spekulasi publik, terutama di tengah dinamika politik nasional pasca-Pemilu, meski belum ada konfirmasi yang mengaitkan pertemuan tersebut dengan agenda politik tertentu.

Profil Singkat Pratikno

Pratikno lahir di Padangan, Bojonegoro pada 13 Februari 1962. Ia menjabat Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak 27 Oktober 2014. Pada 23 Oktober 2019, ia dipilih kembali menjadi Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin periode 2019-2024. Dan, sejak 21 Oktober 2024 hingga saat ini, Pratikno menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan kabinet Prabowo-Gibran.

Pendidikan:
* SMPP Bojonegoro
* S1 (Drs.) Ilmu Pemerintahan, Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM, 1985.
* S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, UK, 1990.
* S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, 1997.
* Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Desember 2008.

Pengalaman profesional:
* Dean of Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (2008-2012).
* Moderator for Final Presidential Debate, in Indonesia, held by Commission of General Election and broadcasted by all national TV station in Indonesia, July 2009.
* Lecturer at Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (1986-now).
* Chief Manager of Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia (2003-2008).
* Vice Dean for Academic Affairs, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia (2001-2004).
* Member of Expert Team for Ministry of Home Affairs, Republic of Indonesia.
* Member of Academic Board for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and Agder University College, Kristiansen, Norway (1998-2003).
* Indonesian Counterpart for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and National University of Singapore and some other Universities in Asia and Australia (2001-2008).
* Manager for the cooperation between Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy Universitas Gadjah Mada and the Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia (2003).
* Indonesian Counterpart for the cooperation between Institute Development Studies, Brighton, UK; Madras Institute of Development Studies, Chennai, India; Lahore University of Management Science, Pakistan, and Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2004-2006).
* Manager for the cooperation between the Faculty of Social and Political Science Universitas Gadjah Mada with the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Carribean Studies/ the Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde (KITLV, Leiden) (2007-2011).
* Permanent Indonesian Counterpart for Asia Barometer, Tokyo University and Chuo University, Japan. (2004-2009).
* Board for the cooperation between Center for East and South East Asian Sosial Studies (CESSAS) Universitas Gadjah Mada with Oslo University, Norway and Colombo University, Sri Lanka (2007-2009).

Rekam Jejak di Pemerintahan

Pratikno terjun di dunia pemerintahan pada tahun 2006. Dari tahun 2006 hingga 2007, ia menjadi tim ahli Anggota Tim Ahli Bidang Hukum, Sosial Politik, dan Otonomi Daerah di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia (sekarang Kementerian Dalam Negeri). Posisi digeser menjadi Anggota Tim Ahli Konsepsi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Departemen yang sama dalam waktu 2007 hingga 2012.

Di tahun 2014, ia ditunjuk sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) oleh Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo. Ia dipercaya selama 2 periode dan menjadi tangan kanan presiden Joko Widodo. Selama menjabat, Pratikno turut mengumumkan pernyataan presiden serta menyusun secara administrasi peraturan presiden hingga keputusan presiden.

Pada Mei 2015, Mensesneg Pratikno melantik Kepala Sekretariat Presiden, Kepala Sekretariat Wakil Presiden serta 4 Deputi Sekretariat Wakil Presiden. Pada September 2016, Pratikno dirumorkan bertemu ketua umum partai untuk Pemilihan Kepala Daerah 2017, namun kabar itu dibantah oleh Pratikno sendiri. Ia menegaskan bersikap netral di Pilkada 2017.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *