Peringatan tentang Kekosongan Listrik Total
Dharma Pongrekun, mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), memberikan peringatan penting kepada masyarakat mengenai kemungkinan terjadinya pemadaman listrik total. Dalam sebuah podcast terbaru bersama Chef Citra, ia menyarankan agar warga mempersiapkan diri untuk situasi darurat selama tujuh hari.
“Adik-adik, kasih tahu orangtua, untuk mempersiapkan keadaan darurat dadakan selama 7 hari. Mulai dari listrik mati, ATM tidak bisa berjalan, AC mati, kulkas mati sehingga bahan makanan busuk, malam tanpa lampu, air bersih tidak ada karena tergantung pada jet pump dan sebagainya. Mulai pikirkan dari sekarang, sebelum didadak,” ujar Dharma dalam acara tersebut.
Bukan tanpa alasan, Dharma Pongrekun menyampaikan peringatan ini karena beberapa negara di Eropa telah memiliki panduan khusus untuk menghadapi situasi serupa. Ia menyebutkan bahwa di Belanda, buku manual yang berisi panduan bertahan hidup selama 72 jam sudah dibagikan. Di Jerman juga ada panduan yang dipublikasikan, meskipun belum semua disampaikan secara resmi.
“Jangan tanya kapan, kalau tahu kapan itu bukan krisis, bukan darurat,” tambahnya.
Pengakuan WNI di Belanda
Beberapa waktu setelah pernyataan Dharma Pongrekun viral, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Belanda memberikan kesaksian bahwa pemadaman listrik yang dialami Amsterdam sesuai dengan peringatan yang diberikan. Akun TikTok @dinastirahadiyanti mengungkapkan pengalaman pribadinya ketika listrik mendadak mati pada Rabu (14/1/2026).
“Pemadaman itu melumpuhkan sebagian besar kota karena fasilitas umum menjadi terhambat. Trem berhenti, pulang jadi lama. Yang bikin panik bukan gelapnya, tapi pikiran kita sendiri,” ungkap Dinasti.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelum pemadaman terjadi, pemerintah Belanda sempat membagikan buku manual berisi panduan bertahan hidup selama 72 jam tanpa listrik. Namun untungnya, lama pemadaman listrik tidak sampai 72 jam.
Sementara itu, Patricia Suzan, seorang diaspora lainnya, juga memberikan pengakuan serupa melalui akun TikTok @patriciasuzan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya menerima notifikasi peringatan resmi melalui ponsel. Pesan itu berisi himbauan untuk sementara waktu tidak menggunakan listrik serta himbauan agar warga saling memeriksa tetangga masing-masing.
“Aku langsung mikir, langsung parno apalagi kalau dilihat di konten kan pemerintahan Belanda itu udah nyebar pamflet untuk bersiap-siap kalau tiba-tiba ada hal yang tidak diinginkan supaya kita survive selama 72 jam,” kata Patricia.
Latar Belakang Dharma Pongrekun
Dharma Pongrekun adalah purnawirawan perwira tinggi (pati) Polri. Ia resmi pensiun dari Polri pada tahun 2024. Jabatan terakhirnya di Polri adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala BSSN.
Dharma lahir di Palu, Sulawesi Tengah, pada tanggal 12 Januari 1966. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Nama lengkapnya adalah Komjen. Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum.
Karier Dharma Pongrekun telah malang melintang di dalam kepolisian Tanah Air. Sepanjang kariernya di Korps Bhayangkara, berbagai jabatan strategis sudah pernah ia emban. Jenderal yang berpengalaman di bidang reserse ini mengawali kariernya sebagai Pamen Polda Bengkulu. Ia tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kasat II Dit Narkoba Polda Bengkulu, Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, Kasubbag Anevopswil Bag Anev Robinops Bareskrim Polri, Kabagkerma Robinops Bareskrim Polri, dan Dosen Utama STIK Lemdikpol.
Selain itu, Dharma pernah menduduki posisi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang STIK Lemdikpol (2014), Wadirtipidum Bareskrim Polri (2015), Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri (2016), Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri (2016), dan Karorenmin Bareskrim Polri (2016). Pada 2018, Dharma lalu dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di BSSN. Di sana, dia menjabat sebagai Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN. Pada 2019, Dharma Pongrekun diutus untuk menduduki posisi sebagai Wakil Kepala BSSN.
Setelah pensiun, Dharma Pongrekun mengikuti kontestasi Pilgub Jakarta 2024. Ia maju independen sebagai calon Gubernur Jakarta didampingi Kun Wardana. Akan tetapi, Dharma gagal menjadi Gubernur Jakarta setelah hanya memperoleh 459.230 suara.
Harta Kekayaan Dharma Pongrekun
Dikutip dari LHKPN KPK, Dharma Pongrekun tercatat memiliki total harta sebesar Rp10,9 miliar. Ia terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN KPK pada 24 Agustus 2025. Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan milik Dharma Pongrekun:
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 10.280.245.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 400 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HIBAH DENGAN AKTA Rp. 3.598.000.000
2. Tanah Seluas 180 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.401.900.000
3. Tanah Seluas 64 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HIBAH DENGAN AKTA Rp. 490.120.000
4. Tanah Seluas 495 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HIBAH DENGAN AKTA Rp. 3.790.225.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 91 m2/80 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , LAINNYA Rp. 1.000.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 569.500.000
1. MOTOR, HONDA CB150 Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 9.500.000
2. MOBIL, AVANZA MINIBUS Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 160.000.000
3. MOBIL, FORTUNER VRZ JEEP Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. —-
D. SURAT BERHARGA Rp. —-
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 56.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. —-
Sub Total Rp. 10.905.745.000
II. HUTANG Rp. —-
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 10.905.745.000











