Perubahan Jabatan di Tubuh Polri Tahun 2026
Pada Januari 2026, Mabes Polri kembali melakukan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Totalnya ada 85 personel yang mengalami perubahan jabatan berdasarkan dua Surat Telegram (ST) Kapolri. Mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyegaran dan penguatan struktur organisasi dalam rangka memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional.
Dalam mutasi tersebut, terdapat tiga Kapolda yang diganti, yaitu Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Kapolda Papua Barat, dan Kapolda Papua Tengah. Berikut adalah rincian perubahan jabatan yang terjadi:
- Kapolda Sumsel kini dijabat oleh Irjen Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Polri. Ia menggantikan Irjen Andi Rian yang diangkat sebagai Wakalemdiklat Polri.
- Kapolda Papua Barat kini diemban oleh Brigjen Alfred Papare, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah.
- Kapolda Papua Tengah selanjutnya diisi oleh Kombes Jermias Rontini, yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Papua.
Pengisian Jabatan Strategis
Dari total 85 personel yang dimutasi, sebanyak 69 personel masuk dalam kategori promosi jabatan dan pergeseran setara (flat). Mutasi ini mencakup pengisian sejumlah jabatan strategis, baik di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri maupun kewilayahan.
Di jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, terdapat empat personel baru yang menempati jabatan strategis, yakni:
– Kalemdiklat Polri: Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko
– Kadivhumas Polri: Irjen Pol Johnny Eddizon Isir
– Kapusjarah Polri: Kombes Pol Abas Basuni
– Kayanma Polri: Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera
Selain pengisian jabatan PJU dan Kapolda, mutasi ini juga mencakup 8 personel jabatan IB (Irjen Pol), 15 personel jabatan IIA (Brigjen Pol), serta 29 personel jabatan IIB (Kombes Pol).
Profil Irjen Sandi Nugroho
Irjen Sandi Nugroho merupakan lulusan terbaik Akpol 1995 dan saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumsel. Lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada 1 Juli 1973, Sandi memiliki karier yang cukup panjang di kepolisian. Setelah lulus dari Akpol, ia langsung bertugas di Polda Metro Jaya sebagai perwira pertama pada 1995.
Karier Sandi mulai berkembang dengan berbagai penugasan di bidang reserse di Jakarta. Pada 1996, ia dipercaya menjadi Perwira Samapta Polres Metro Jakarta Pusat. Setahun kemudian, ia menjalankan tugas sebagai Kepala Unit Reserse Intelijen Polsek Kebayoran Baru.
Setelah beberapa kali promosi, Sandi akhirnya menjabat sebagai Kapolres Bandung pada 2011. Karier kepolisian Sandi semakin meningkat dengan berbagai jabatan penting seperti Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri, Kasbudit I Dittipideksus Bareskrim Polri, dan Kapolrestabes Medan.
Pada 2020, Sandi menjabat sebagai Karojianstra SSDM Polri dan kemudian menjadi Kepala Divisi Humas Polri. Kini, ia dipercayakan sebagai Kapolda Sumsel.
Profil Irjen Johnny Edison Isir
Irjen Johnny Edison Isir adalah lulusan terbaik Akpol 1996 dan saat ini menjabat sebagai Kadivhumas Mabes Polri. Ia lahir di Jayapura, Papua, pada 7 Juni 1975. Johnny pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo dan mendapatkan promosi jabatan kapolda sejak Desember 2023, saat itu ia berusia 48 tahun 5 bulan.
Johnny pernah menjabat berbagai posisi penting seperti Ajudan Presiden RI Joko Widodo, Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Kapolrestabes Medan, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolda Sulut, Karojianstra Sops Polri, dan Kapolda Papua Barat.
Sejak Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama, Johnny bersekolah di Jayapura. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus pada 1993. Setelah lulus dari Akpol, ia melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian STIK atau PTIK.
Johnny juga pernah menimba ilmu di University of Wollongong Australia dan mendapat gelar master di bidang Transnational Crime Prevention/MTCP pada 2006. Selain itu, ia juga pernah menempuh pendidikan di Sespimti dan lulus pada 2018.
Karier Johnny di kepolisian telah membawanya ke berbagai jabatan penting, termasuk Pamapta Polres Dili Timor Timur, Kasat Serse Polres Maliana Timor Timur, Kasat Sabhara Polres Dili, dan banyak lagi. Ia juga pernah menjadi dosen utama di STIK PTIK dan menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Riau sebelum menjadi ajudan Presiden.











