"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Reza Arap Menangis di Pelukan Fadil Jaidi Saat Berkabung Kematian Lula Lahfah

Kabar Duka: Kematian Mendadak Lula Lahfah

Lula Lahfah, kekasih dari Reza Arap, meninggal secara mendadak di apartemennya di Essence Dharmawangsa pada Jumat (23/1/2026) sore. Kepergian Lula mengejutkan publik karena sebelumnya ia tampak sehat dan bahagia dalam berbagai konten yang dibuatnya bersama Reza Arap.

Reza Arap sangat terpukul atas kematian sang kekasih. Ia tidak bisa menahan air mata saat berada di rumah duka dan menulis ungkapan duka di media sosial. Meski banyak orang tidak percaya dengan kabar tersebut, dokumen medis menyatakan bahwa Lula meninggal akibat henti jantung, bukan overdosis. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Penemuan Jasad Lula Lahfah

Jasad Lula pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut. Surat keterangan kematian yang diterbitkan menunjukkan bahwa Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB. Saat ini, Satreskrim Polres Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menelusuri kronologi serta penyebab pasti kematian korban.

Pengakuan Lula Lahfah Sebelum Meninggal

Di tengah kabar duka, muncul pengakuan-pengakuan Lula di akun media sosial pribadinya. Ia mengakui bahwa dirinya sudah sakit sejak lama, bahkan sejak 2020 lalu. Dalam sebuah tulisan di Twitter, Lula mengatakan bahwa ia pernah mengalami kesulitan bernapas dan nyeri dada yang membuatnya harus ke rumah sakit. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisinya hanya asam lambung. Ia juga sempat mengeluhkan kondisi badannya yang tidak sehat beberapa waktu lalu, termasuk demam tinggi dan keram perut.

Lula juga mengungkapkan bahwa ia sering lupa untuk minum air putih, yang akhirnya menyebabkan infeksi saluran kemih. Ia mengakui bahwa selama ini ia kurang memperhatikan kesehatannya dan takut minum air karena takut ingin pipis di tempat yang tidak tepat.

Dokumen Medis Akhirnya Membuka Fakta

Dokumen medis resmi akhirnya muncul ke publik dan menjadi jawaban atas simpang siur yang beredar. Surat Keterangan Kematian bernomor 023/I/2026/SKK/MMC menegaskan bahwa Lula meninggal dunia akibat henti jantung. Fakta ini sekaligus menutup ruang bagi berbagai rumor yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.

Detik-Detik Sekuriti Temukan Jasad Lula Lahfah

Jasad Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan itu segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan surat kematian yang diterbitkan, Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB.

Polisi Tanggapi Informasi Lebam pada Tubuh Korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan penjelasan terkait beredarnya informasi kondisi tubuh Lula saat ditemukan, termasuk kabar adanya perubahan warna pada mulut dan lebam di beberapa bagian tubuh. Menurut Budi, lebam itu bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi.

Profil Lula Lahfah: Sosok Multitalenta di Dunia Hiburan

Lula Lahfah lahir di Jakarta pada 17 Juli 1999. Ia dikenal luas sebagai sosok multitalenta yang menapaki berbagai bidang hiburan, mulai dari konten kreator, penyanyi, hingga pemeran. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah.

Karier Dimulai Sejak Remaja

Langkah Lula di industri hiburan dimulai sejak usia remaja. Pada 2013, ia debut sebagai penyanyi dengan merilis single pertamanya berjudul Pergi. Dua tahun kemudian, Lula kembali merilis lagu bergenre dangdut berjudul Pusing Pala Barbie (2015). Perjalanan musiknya berlanjut melalui berbagai kolaborasi, di antaranya bersama Roy Ricardo dan Gaga Muhammad lewat lagu Panjat Sosial pada 2016.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga kini, kepolisian masih mendalami seluruh aspek terkait kematian Lula Lahfah, termasuk proses medis, kondisi di lokasi kejadian, serta keterangan para saksi. Publik pun menanti hasil penyelidikan resmi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada malam terakhir sang selebgram.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *