"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Cut Tari Kembali ke Layar Layar di Ramadhan 2026

Cut Tari Kembali Berakting di Bulan Ramadhan 2026

Setelah bertahun-tahun vakum dari dunia hiburan, Cut Tari kembali melanjutkan karier beraktingnya. Ia terlibat dalam sebuah serial web series yang syutingnya dilakukan selama Bulan Ramadhan 2026. Meskipun harus menjalani puasa, ia mengatakan bahwa aktivitasnya di depan kamera tidak terganggu.

“Ramadan apa ya, alhamdulillah hari ini masih puasa masih puasa,” ujarnya saat ditemui di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan.

Ia menegaskan bahwa puasa bukanlah penghalang untuk tetap produktif. Baginya, kunci utamanya adalah menjalani semua dengan sikap santai dan penuh kesadaran. “Anggap aja ya Ramadan ya biasa aja enggak usah menjadi hambatan puasa untuk berkegiatan,” katanya.

Untuk menjaga kondisi fisik selama puasa dan jadwal kerja yang padat, Cut Tari tetap menyempatkan diri berolahraga. Biasanya, ia memilih waktu menjelang berbuka.

“Biasanya weight training gitu, paling kalau puasa ini. Apalagi paling sejam sebelum buka puasa kalau aku enggak kerja ya di rumah aku olahraga,” jelasnya.

Soal makanan, Cut Tari mengaku tidak terlalu ketat menjaga pola makannya. Ia bersyukur selama ini masih bisa makan beragam makanan sembari menyeimbangkannya dengan olahraga. “Aku orangnya enggak jaga makanan, jadi memang alhamdulillah bisa makan apa aja gitu. Tapi yang penting mungkin kalau beratnya udah naik ya mari kita olahraga sih,” tambahnya.

Kembali Jalani Rutinitas Syuting

Cut Tari juga menceritakan fase awal kehidupannya setelah menikah untuk kedua kalinya dengan sesama artis peran, Richard Kevin, pada 2019 lalu. Setelah resmi menikah, Cut Tari memilih untuk sejenak menepi dari dunia hiburan dan memfokuskan perhatian pada keluarga.

“Aku kan semenjak habis nikah yang kedua kan aku memang fokus ke keluarga, gitu lho. Iya heeh. Beradaptasi dulu apa segala macem, jadi memang fokusnya memang rumah tangga waktu kemarin,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena adanya larangan dari sang suami, melainkan kesepakatan bersama. “Enggak, suami sih enggak ngelarang (syuting), cuma dia lebih memilih aku untuk lebih fokus dulu di rumah gitu,” bebernya.

Profil Cut Tari

Cut Tari Aminah Anasya atau yang biasa akrab disapa Cut Tari adalah seorang aktris sekaligus model keturunan Aceh-Minang. Ia lahir di Jakarta pada 1 November 1977 dan menganut agama Islam. Perempuan berusia 47 tahun ini merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.

Ayahanda Cut Tari bernama Teuku Yoesransyah, sedangkan ibunya bernama Irazalena. Irazalena, ibunda Cut Tari, juga bukan orang sembarangan. Ia adalah anak dari mantan Bupati Padang Pariaman periode 1980-1990, yakni Kolonel TNI (Purn.) H. Anas Malik Datuak Rangkayo Majo Basa.

Cut Tari memiliki suami bernama Richard Kevin, aktor dan model kenamaan tanah air. Ia dan Richard Kevin menikah pada tahun 2019. Sebelum itu, Cut Tari sempat menikah dengan Johannes Yusuf Subrata. Namun, pernikahan yang sudah mereka jalin sejak 2004 harus berakhir dengan perceraian pada 2013.

Pendidikan

Cut Tari sudah dikenal berprestasi sejak kecil. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia pernah menyabet gelar juara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat RW. Cut Tari menamatkan pendidikannya di Stamford College, Jakarta.

Perjalanan Karier

Cut Tari mulai terjun ke dalam dunia entertainment sejak tahun 1991. Kala itu, ia berhasil menjuarai ajang modeling Gadis Sampul. Setelah itu, Cut Tari merambah ke dunia akting. Berbagai judul sinteron dan film pun sudah pernah ia perankan, di antaranya Doaku Harapanku, Pena Asmara, Tersanjung 6, Hidayah, Aku Bukan Anak Haram, hingga Janji di Atas Ingkar.

Selain itu, Cut Tari juga dikenal sebagai presenter yang berkarier cemerlang. Ia pernah memenangi penghargaan Panasonic Awards saat menjadi presenter Insert. Akan tetapi, karier cemerlang Cut Tari sebagai presenter harus terhenti karena skandal yang menimpanya.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *