"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pengakuan komunikasi, situasi pertemuan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi diungkap

Komunikasi Terbatas antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi

Wardatina Mawa, seorang kreator konten berusia 26 tahun, mengakui bahwa ia masih menjalin komunikasi dengan suaminya, Insanul Fahmi. Meskipun rumah tangganya tengah di ujung tanduk akibat konflik yang terjadi, keduanya sempat bertemu dalam situasi tertentu.

Pertemuan itu tidak dilakukan untuk mediasi atau mencoba merujuk kembali, tetapi lebih fokus pada kepentingan anak mereka, Afnan. Setelah orang tua berkonflik, Afnan tinggal bersama ibunya, sehingga pertemuan ini menjadi penting bagi kedua belah pihak.

Dalam wawancara yang diunggah oleh YouTube Insertlive, Senin (2/3/2026), Wardatina menjelaskan bahwa meski hadir dalam pertemuan tersebut, ia menjaga jarak dari Insanul Fahmi. Ia mengatakan bahwa mereka berada di tempat yang berbeda, dan hanya memastikan kehadiran mereka di lokasi yang sudah ditetapkan.

“Saya hanya datang untuk mengantarkan Mbak dan Afnan. Kita berada di tempat yang berbeda,” jelasnya.

Selain itu, Wardatina juga menyatakan bahwa ia tidak menjalin komunikasi serius dengan sang suami. Meski ada sedikit interaksi, seperti tanya-menanya sederhana, ia memilih untuk tidak terlibat dalam percakapan intensif.

“Hanya ‘udah mau pulang?’ ‘kok cepet banget’. Gak ada yang intens, dijawab seadanya aja sih kak,” katanya.

Tidak hanya itu, Wardatina juga membatasi saling berbalas pesan dengan Insanul Fahmi. Meski sempat ada percakapan terkait bulan puasa Ramadan, ia memastikan bahwa percakapan tersebut singkat dan tidak berlangsung intens.

“Ada rasa sedikit rasa tabayyun tapi gak intens (chat), sampai sekarang pun enggak ada lagi chat lagi,” ujarnya.

Insanul Fahmi Urungkan Niat Lapor ke Komnas Anak

Insanul Fahmi, yang merupakan pengusaha bidang kuliner, sebelumnya sempat berniat melaporkan istrinya, Wardatina Mawa, ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak). Alasannya adalah kesulitan dalam bertemu anak semata wayang mereka, Afnan.

Namun, ia kini mengurungkan niat tersebut setelah menilai bahwa aksesnya untuk bertemu putranya telah terbuka. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa ia berusaha dan berikhtiar agar bisa bertemu dengan Afnan dalam waktu dekat.

“Belum (bertemu anak) sih. Tapi saya berusaha dan berikhtiar supaya bisa bertemu dalam waktu dekat, insyaAllah,” katanya.

Ia juga mengklaim memiliki bukti terkait ucapannya bahwa sebelumnya ia dibatasi dalam bertemu anak. Namun, kini ia memilih untuk tidak melaporkan masalah tersebut ke Komnas Anak.

“Alhamdulillah mungkin tidak perlu sampai ke Komnas. Jadi saya udah bisa mengatur jadwal untuk ketemu,” ujarnya.

Meski begitu, Insanul Fahmi belum memastikan kapan akan bertemu dengan sang anak. Ia hanya menyatakan bahwa ia akan mencari waktu yang tepat untuk hal tersebut.

Rencana Gugatan Cerai Usai Lebaran

Sebelumnya, Wardatina Mawa telah mengungkapkan rencananya untuk mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi dalam waktu dekat. Ia akan mengurus berkas perceraiannya setelah kembali dari Jakarta menuju Medan, Sumatera Utara.

“Ya nanti kayaknya saya setelah pulang dari sini saya mau ke Medan, itu saya bakalan urus perceraian,” katanya.

Ia juga membenarkan bahwa pengurusan berkas cerai akan dilakukan setelah tiba di Medan. “Iya saya ke Medan saya langsung ribet (ngurus itu),” ujarnya.

Wardatina memastikan bahwa gugatan cerai akan diajukan dalam waktu dekat, namun tidak dilakukan dalam waktu sekarang karena mempertimbangkan momentum bulan Ramadan.

“Dalam waktu dekat. Setelah lebaran,” ujarnya singkat.

Menyambut bulan Ramadan, Wardatina mengungkapkan bahwa ia ingin memaafkan Insanul Fahmi. Namun, ia juga menyatakan bahwa hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan karena kejadian yang telah terjadi.

“Kalau saat ini, oke, ini mungkin di bulan puasa ini namanya kita kan harus saling memaafkan ya. Tapi balik lagi tergantung dianya kayak gimana dan saya berusaha berusaha memaafkan karena sangat sulit untuk melupakan peristiwa kejadian yang sudah mereka lakukan,” ujarnya.

Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *