"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Iran Umumkan Mojtaba Putra Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, Lawan Amerika-Israel dan Trump

Peran Mojtaba Khamenei dalam Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei, telah menjadi sorotan utama dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi baru di Iran. Meskipun ia dikenal sebagai seorang ulama tingkat menengah dengan hubungan dekat dengan Garda Revolusi Islam (IRGC), ia tidak dianggap sebagai kandidat kuat untuk posisi tersebut.

Pemilihan pemimpin tertinggi Iran biasanya dilakukan oleh Majelis Pakar, yang terdiri dari 88 anggota. Proses ini melibatkan penilaian terhadap kualifikasi dan kepatuhan kandidat terhadap prinsip-prinsip Islam Syiah. Namun, Mojtaba Khamenei menghadapi berbagai tantangan dalam upaya memenuhi syarat-syarat ini.

Tantangan Konstitusional

Menurut konstitusi Republik Islam, kandidat harus memiliki pengalaman politik yang cukup. Meski secara de facto menjalankan peran di Kantor Pemimpin Tertinggi, Mojtaba tidak memiliki jabatan formal dalam rezim tersebut. Hal ini menjadi hambatan besar baginya untuk menjadi calon resmi.

Selain itu, sistem suksesi turun-temurun dianggap bertentangan dengan ajaran Islam Syiah. Dalam pidato tahun 2023, Ali Khamenei menyatakan bahwa “kediktatoran dan pemerintahan turun-temurun bukanlah Islami.” Ini menunjukkan bahwa ideologi penguasa Iran menentang gagasan suksesi keluarga.

Pengaruh di Balik Layar

Meskipun Mojtaba tidak memiliki peran resmi dalam pemerintahan, ia memiliki pengaruh signifikan di balik layar. Ia dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan IRGC dan pasukan paramiliter Basij. Selain itu, ia juga disebut-sebut memiliki koneksi dengan jaringan investasi yang luas, termasuk properti mewah di London dan rekening bank di beberapa negara.

Kehidupan Pribadi dan Keluarga

Mojtaba lahir pada tahun 1969 di kota suci Mashhad. Ia tumbuh dewasa saat ayahnya membantu memimpin oposisi terhadap Shah. Istrinya, Zahra Adel, dan ibunya, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, termasuk korban tewas akibat serangan gabungan AS-Israel pada hari Sabtu.

Ia juga dilaporkan memiliki 11 properti di The Bishops Avenue, sebuah jalan eksklusif di Hampstead, London utara. Properti-properti ini dikelola melalui jaringan perusahaan fiktif, salah satunya terdaftar di surga pajak Isle of Man.

Kandidat Lain yang Lebih Kuat

Dalam beberapa tahun terakhir, salah satu kandidat favorit untuk menggantikan Pemimpin Tertinggi yang berusia 86 tahun itu adalah Presiden garis keras Ebrahim Raisi. Namun, ia tewas dalam kecelakaan helikopter pada Mei 2024. Hal ini meninggalkan ruang kosong dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi.

Majelis Pakar bertemu di Qom untuk mencari pengganti Ali Khamenei. Proses ini akan menjadi langkah penting dalam menentukan arah politik Iran ke depan. Meskipun Mojtaba Khamenei memiliki hubungan dekat dengan IRGC, ia masih menghadapi berbagai tantangan dalam upayanya untuk menjadi pemimpin tertinggi baru.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *