"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Trump Ancam Posisi Pengganti Khamenei Tanpa Persetujuan AS

Peringatan Trump terhadap Pemimpin Baru Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan peringatan keras terhadap pemimpin tertinggi Iran berikutnya. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang menggantikan Ali Khamenei tidak akan bertahan lama di posisinya jika tidak mendapatkan persetujuan dari pihak Amerika Serikat.

“Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” ujar Trump dalam wawancara dengan ABC News. Ia menambahkan bahwa tanpa restu Washington, kepemimpinan baru di Iran akan menghadapi konsekuensi serius.

Pernyataan ini muncul setelah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan pekan lalu. Operasi militer tersebut menargetkan kompleks kediaman Khamenei di Teheran dan mengakhiri 37 tahun kekuasaannya. Trump menyebut operasi itu bertujuan memaksa Republik Islam Iran untuk melakukan penyerahan tanpa syarat.

Saat ini, Majelis Pakar Iran dilaporkan tengah memproses penunjukan pemimpin baru secara tertutup. Nama Mojtaba Khamenei, putra kedua mendiang Ali Khamenei, disebut-sebut telah terpilih sebagai penerus. Namun, Trump mengisyaratkan bahwa AS tidak akan mengakui kepemimpinan yang ditunjuk sepihak oleh badan ulama tersebut.

Israel Ancam Targetkan Pengganti Khamenei

Sementara itu, Israel mengancam akan menargetkan siapa pun yang terlibat dalam proses penunjukan pengganti Ali Khamenei. Militer Israel mengeluarkan peringatan tersebut melalui unggahan media sosial berbahasa Persia di platform X, ketika badan ulama yang memilih pemimpin baru Iran dilaporkan telah mencapai keputusan pada Minggu.

“Kami memperingatkan semua pihak yang berniat berpartisipasi dalam pertemuan pemilihan pengganti bahwa kami tidak akan ragu untuk menargetkan Anda. Ini adalah peringatan!” tulis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam unggahan tersebut.

Meskipun begitu, kantor berita Mehr melaporkan bahwa Majelis Pakar Iran lembaga ulama yang berwenang memilih pemimpin tertinggi telah mencapai keputusan, meskipun nama pemimpin baru belum diumumkan secara resmi. “Pemungutan suara untuk menunjuk ketua telah berlangsung dan ketua telah terpilih,” kata anggota Majelis Pakar, Ahmad Alamolhoda, seperti dikutip Mehr. Ia menambahkan bahwa sekretariat majelis akan segera mengumumkan nama tersebut. Pengumuman itu dijadwalkan disampaikan oleh Hashem Hosseini Bushehri selaku kepala sekretariat Majelis Pakar.

Perang Meluas ke Kawasan Teluk

Pemungutan suara tersebut berlangsung di tengah eskalasi perang yang meluas ke kawasan Teluk Persia. Iran dilaporkan menargetkan pangkalan militer AS dan Israel di berbagai wilayah Timur Tengah menggunakan drone dan rudal. Pada Minggu, Iran juga dilaporkan menyerang tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait serta merusak fasilitas desalinasi di Bahrain.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, sebelumnya menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga karena serangan yang dilakukan di wilayah yang menjadi lokasi pangkalan militer AS. Namun beberapa jam kemudian, pejabat tinggi peradilan Iran menegaskan bahwa serangan terhadap negara-negara Teluk yang dianggap berada di bawah pengaruh musuh akan terus berlanjut. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait dilaporkan menjadi wilayah yang terdampak serangan tersebut.

Di sisi lain, serangan udara intensif Amerika Serikat dan Israel juga dilaporkan menghantam sejumlah depot minyak di Iran. Militer Israel juga memperingatkan warga di Lebanon selatan agar mengungsi ke wilayah utara karena operasi militer terhadap kelompok Hizbullah.

Melalui platform Truth Social, Donald Trump mengklaim permintaan maaf Presiden Iran sebagai hasil tekanan Amerika Serikat dan menegaskan bahwa “Iran akan dihantam sangat keras.” Pernyataan itu kemudian dibalas oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. “Jika Tuan Trump menginginkan eskalasi, justru itulah yang telah lama dipersiapkan oleh angkatan bersenjata kami yang kuat, dan itulah yang akan dia dapatkan,” ujar Araghchi dalam pernyataan yang diunggah di X.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *