Kabar Duka: Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun
Penyanyi ternama Indonesia, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada hari Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak tahun 2019. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 35 tahun, menjelang bulan suci Ramadhan yang penuh makna.
Kabar duka ini disampaikan oleh berbagai musisi Tanah Air. Salah satunya adalah Melly Goeslaw, yang menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. “Innalillahi wainailaihi rojiun Selamat jalan @vidialdiano Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya,” tulis Melly dalam unggahannya.
Sementara itu, musisi Andi Rianto juga turut menyampaikan rasa duka dengan menulis singkat, “Selamat Jalan, Vidi Aldiano.”
Sempat Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Vidi Aldiano sempat mengumumkan keputusan untuk menepi dari dunia hiburan sementara waktu. Keputusan ini diambil setelah ia memutuskan untuk fokus pada proses pemulihan diri dari penyakit kanker ginjal yang telah ia perjuangkan sejak tahun 2019.
Melalui unggahan di media sosial X (Sabtu, 1 November 2025), Vidi menyampaikan rasa terima kasih kepada penggemar dan dukungan yang selama ini diberikan. Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini bukanlah tanda menyerah, melainkan kesadaran untuk menata ulang kesehatan dan mengisi ulang energi demi terus berkarya.
“Gue memutuskan untuk take a break, fokus ke pemulihan diri, dan juga lagi nyiapin album baru buat tahun depan,” tulisnya. Meski mundur dari panggung dan aktivitas syuting, Vidi tetap akan aktif di media sosial untuk berbagi kabar dan berinteraksi dengan penggemar.
Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan menghilang sepenuhnya, karena masih menerima kerjaan dari brand. “Tenang, gue tetap hadir di sosmed buat update-update, dan ya… masih terima kerjaan dari brand juga,” tulisnya disertai emotikon khas yang mencerminkan semangatnya.
Tak lupa, pelantun lagu Nuansa Bening itu meminta pengertian dan dukungan doa dari penggemar setianya. “Walau mungkin bakal jarang ketemu dulu, semoga kalian bisa terima keputusan gue ini. Doain gue terus biar perjalanan sehat gue tetap semangat, ya. I love you guys so much!” tutupnya penuh kasih.
Keputusan ini datang tak lama setelah momen emosional di konser Laleilmanino & Friends: Live in Concert di Istora Senayan, Jakarta (30 Oktober 2025). Dalam konser tersebut, Vidi tampil sebagai kolaborator spesial meski kondisi fisiknya tampak menurun. Tepuk tangan meriah penonton mengiringi kehadirannya di panggung, sementara Lale, Ilman, dan Nino memeluknya erat—sebuah simbol persahabatan dan solidaritas di dunia musik.
“Gue bangga banget sama mereka. Dari dulu sampai sekarang, tetap berkarya dengan hati,” ujar Vidi sebelum melantunkan lagu bersama para sahabatnya itu.
Perjalanan Kanker Ginjal yang Diidap Vidi Aldiano
Pada tahun 2019, Vidi Aldiano didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Penyakit tersebut terungkap secara tidak sengaja saat ia memeriksakan kondisi suaranya yang tiba-tiba hilang ke dokter spesialis THT pada Oktober 2019.
Dalam pemeriksaan awal, dokter menemukan tekanan darah Vidi berada pada tingkat yang sangat tinggi, padahal ia tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarganya. Kondisi tersebut kemudian mendorongnya untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Untuk memastikan kondisi kesehatannya, Vidi menjalani pemeriksaan lebih mendalam di Singapura.
Hasil pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan adanya benjolan berukuran sekitar lima sentimeter pada ginjal kiri. Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut, benjolan tersebut dipastikan sebagai kanker ginjal stadium tiga. Usai menerima diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan tumor serta serangkaian perawatan medis di Singapura.
Setelah menjalani proses tersebut, kondisinya sempat dinyatakan membaik. Namun beberapa tahun kemudian, sekitar 2023, Vidi mengungkapkan bahwa sel kanker kembali terdeteksi dan bahkan telah menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sejak saat itu, ia rutin menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memantau perkembangan penyakitnya.
Dalam sejumlah pembaruan yang ia sampaikan kepada publik, hasil pemindaian menunjukkan bahwa kanker ginjal yang dideritanya masih berkembang sehingga memerlukan pengawasan medis yang intensif. Meski harus menjalani perawatan jangka panjang, Vidi tetap aktif berkarya di dunia musik dan terlibat dalam berbagai kegiatan publik.

Ia beberapa kali menyampaikan bahwa diagnosis kanker yang diterimanya tidak membuatnya berhenti menjalani kehidupan, melainkan menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan kesehatan serta mengelola energi dalam beraktivitas. Dengan hati yang kuat dan tekad yang menyala, rehat ini bukan akhir, melainkan awal babak baru dalam perjalanan Vidi Aldiano. Ia mungkin beristirahat dari sorotan lampu panggung, tetapi semangat dan karyanya akan terus bersinar di hati para penggemar.











