Kehidupan Hewan Peliharaan Para Kepala Negara di Dunia
Selain masyarakat biasa, banyak kepala negara di dunia juga memiliki hewan peliharaan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya. Salah satu contohnya adalah Prabowo Subianto, Presiden Indonesia ke-8, yang memiliki kucing bernama Bobby.
Tidak hanya Prabowo saja, masih ada banyak tokoh penting di dunia yang memelihara hewan peliharaan. Kebanyakan dari mereka berasal dari kalangan terkenal yang sosoknya sudah tidak asing lagi di mata publik. Berikut ini adalah daftar hewan peliharaan para kepala negara di dunia:
1. Prabowo Subianto dan Kucing Bobby
Prabowo Subianto dikenal sebagai presiden yang memiliki hewan peliharaan berupa kucing bernama Bobby atau sering disebut Bobby Kertanegara. Sebelum dikenal dengan nama tersebut, kucing itu diberi nama Bobby The Cat oleh Prabowo sendiri. Awalnya, Bobby adalah kucing liar yang datang ke rumah Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan. Setelah betah tinggal di rumah, Prabowo mengadopsinya dan merawatnya dengan baik.
Kini, Bobby sudah sangat terkenal dan bahkan memiliki akun Instagram dengan username @bobbykertanegara yang memiliki lebih dari 830 ribu pengikut.
2. Vladimir Putin dan Banyak Anjing Peliharaan
Vladimir Putin, Presiden Rusia, dikenal memiliki banyak anjing peliharaan. Salah satunya adalah Connie, seekor Labrador Retriever betina yang diberikan oleh Sergei Shoigu pada tahun 2000 silam. Connie sering menemani Putin dalam pertemuan resmi.
Selain Connie, Putin juga memiliki anjing bernama Buffy yang diberikan oleh mantan Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borisov. Nama Buffy dipilih melalui kontes nasional di Moskow. Anjing lainnya adalah Yume, yang diberikan oleh Gubernur Prefektur Akita, Norihisa Satake, pada tahun 2012.

3. Joe Biden dan Tiga Anjing Peliharaan
Joe Biden, Presiden Amerika Serikat ke-46, memiliki tiga anjing peliharaan yaitu Major, Champ, dan Commander. Major diadopsi dari Delaware Human Association pada 2018. Champ telah meninggal pada usia 13 tahun, sedangkan Commander dipindahkan dari Gedung Putih karena insiden gigitan.

4. Joe Biden dan Kucing Willow
Selain anjing, Joe Biden juga memiliki kucing bernama Willow. Kucing berbulu pendek berwarna abu-abu ini diadopsi oleh Jill Biden pada tahun 2020. Willow diberi nama berdasarkan inspirasi dari kota kelahiran Jill, Willow Grove, Pennsylvania.

5. Emmanuel Macron dan Anjing Nemo
Presiden Prancis ke-25, Emmanuel Macron, memiliki anjing bernama Nemo. Nemo adalah seekor Labrador-Griffon yang berasal dari pusat penyelamatan hewan. Nama Nemo diambil dari tokoh utama dalam cerita fiksi ilmiah klasik Jules Verne, 20.000 Leagues Under the Sea.

6. Rishi Sunak dan Anjing Nova
Mantan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, memiliki anjing bernama Nova. Nova adalah Fox Red Labrador Retriever yang diadopsi oleh keluarga Sunak pada musim panas 2021 lalu. Asal-usul Nova belum diketahui secara pasti, tetapi kedua putrinya menjadi penggemar anjing setelah bertemu dengan Dilyn, anjing penyelamat Boris Johnson.

7. Recep Tayyip Erdogan dan Anjing Leblebi
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengadopsi anjing disabilitas bernama Leblebi saat mengunjungi tempat penampungan hewan di Istanbul pada 4 Oktober 2020. Leblebi pernah menjalani empat kali operasi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

8. Tharman Shanmugaratnam dan Tiga Ekor Kucing
Presiden Singapura ke-9, Tharman Shanmugaratnam, memiliki tiga ekor kucing bernama Socks, Judy, dan Awan. Ketiganya diadopsi dari berbagai sumber seperti Cat Welfare Society dan dokter hewan di Jurong.

Dari informasi di atas, kita bisa melihat bahwa banyak kepala negara di dunia juga memiliki hewan peliharaan yang menjadi bagian dari kehidupan pribadi mereka. Hewan-hewan ini tidak hanya menjadi teman, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para pemimpin negara.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











