Profil Chelsea Davina, Member JKT48 yang Penuh Semangat
Chelsea Davina adalah salah satu anggota generasi 11 JKT48 yang memiliki semangat luar biasa. Di tengah kesibukannya sebagai idol, ia tetap aktif sebagai siswa berprestasi di sekolahnya. Sebagai blasteran Australia, Chelsea memiliki mimpi besar untuk menjadi center di JKT48. Berikut beberapa fakta menarik tentang Chelsea.
Orang Tua yang Sangat Suportif
Chelsea adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya berasal dari Australia, sedangkan ibunya memiliki darah campuran Jawa-Sunda. Ia lahir dan besar di Australia, kemudian pindah ke Indonesia saat berusia 9 tahun karena ibunya ingin ia mempelajari kebudayaan Indonesia. Sebagai blasteran, Chelsea mengungkapkan bahwa ia ingin mencari pasangan yang memiliki keturunan Amerika.
Saat tiba di Indonesia, Chelsea mulai terjun ke dunia hiburan. Sejak dulu, ia sering menonton YouTube dan bercita-cita menjadi orang yang terkenal serta bisa menghibur banyak orang. Sebelum bergabung dengan JKT48, ia sudah aktif sebagai model, aktris, dan penyanyi cilik.
Chelsea mengatakan bahwa ia memiliki orang tua yang sangat suportif. Mereka selalu mendukung semua hal positif yang ingin ia coba. Ia juga selalu menceritakan setiap kejadian dalam hidupnya kepada kedua orang tuanya. Bahkan saat ia menghadapi masalah terkait konten TikTok yang ia unggah, orang tuanya tetap mendukung dan menemani ia melewati masa sulit tersebut.
Sosok yang Ceria dan Cerewet

Di awal debutnya sebagai anggota generasi 11, salah satu koreografer JKT48 pernah bercerita bahwa ada trainee yang sangat ceria dan cerewet. Trainee tersebut ternyata adalah Chelsea, yang pada saat itu berusia 12 tahun. Meski begitu, di balik keceriaannya, Chelsea sempat mengalami kendala bahasa saat awal debut.
Chelsea belum bisa berbahasa Indonesia saat masuk JKT48. Ia bahkan sering pura-pura mengerti saat berinteraksi dengan penggemar. Namun, ia justru memanfaatkan sisi bulenya sebagai personal branding. Hingga kini, belum ada member 48 group yang memiliki keturunan Australia. Chelsea memanfaatkan keunikannya ini untuk menarik perhatian penggemar.
Ia benar-benar menikmati proses berkembang di JKT48. Kesulitan yang ia alami hanya terkait jadwal sekolah dan show yang kadang bentrok. Namun, manajemen JKT48 mendukung pendidikan member, sehingga hal ini bisa diatasi. Ia juga sering merasa sedih saat menerima hate comment, tetapi ia memilih untuk hanya mengambil komentar positif yang membangun.
Aktif di Sekolah

Chelsea baru saja masuk kelas 1 SMA dan berusaha menjadi siswa yang aktif. Ia sekarang tergabung sebagai anggota OSIS di bidang welfare yang bertanggung jawab dalam hal kesejahteraan siswa. Kemampuan public speaking-nya sangat berguna dalam posisi ini.
Selain itu, Chelsea juga bergabung dengan klub renang di sekolahnya. Beberapa waktu lalu, ia berhasil meraih 3 medali emas dan 1 medali perunggu dalam perlombaan renang di sekolahnya. Sebelum masuk JKT48, Chelsea sudah mengikuti klub renang yang latihannya hampir setiap hari dan berlokasi di GBK.
Perubahan Image yang Bertahap

Pada akhir tahun 2026, Chelsea akan genap berusia 17 tahun dan ingin mengubah image-nya menjadi lebih dewasa. Sebagai member termuda kedua di generasi 11, image anak-anak telah melekat padanya. Namun, ia kini mulai mengubah gaya berpakaian dan riasan wajah agar terlihat lebih dewasa. Ia juga ingin mencoba makeup latina.
Chelsea tidak akan mengubah image-nya secara langsung. Ia memilih untuk melakukannya secara bertahap agar transisinya tidak terlalu mengejutkan penggemar. Ia juga sering bertanya kepada penggemar terkait perkembangannya di JKT48 dan apa yang mereka sukai darinya. Ia tak pernah bosan meminta feedback atau masukan dari penggemar untuk terus berkembang.
Impian Menjadi Center

Meski banyak penggemar berpendapat bahwa Chelsea cocok membawakan lagu ceria dan imut, ia kini sedang dalam fase ingin tampil di lagu yang lebih fierce dan dewasa. Melalui konser anniversary ke-14 JKT48, Chelsea diberi kesempatan menampilkan lagu yang fierce dan berhasil membuat orang tua serta teman-teman sekolahnya kagum.
Awalnya, Chelsea shock karena belum pernah menampilkan lagu dengan tema seperti itu. Ia bahkan menjadi yang paling muda dalam line up lagu-lagu tersebut dan dipasangkan dengan senior yang kualitas performanya sudah di atas rata-rata. Meski sempat takut tidak bisa mengimbangi seniornya, Chelsea lega karena bisa memberikan penampilan yang maksimal dan memuaskan.
Impian besar Chelsea di JKT48 adalah menjadi center. Ia bahkan memiliki lagu impian yang ingin ia bawakan sebagai center, yaitu “12-gatsu no Kangaroo.” Ia memilih lagu tersebut karena kanguru sangat melekat pada dirinya.
Perjalanan Chelsea di JKT48 masih akan terus berlanjut. Semoga tahun ini semakin banyak orang yang memberikan dukungan besar kepada Chelsea.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











