"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pemimpin Beriman, Rakyat Makmur

Tanda-Tanda Negeri yang Dipimpin oleh Pemimpin yang Tidak Bertaqwa

Sebuah negeri yang dipimpin oleh pemimpin dan pejabat yang tidak bertaqwa sering kali menunjukkan tanda-tanda kehancuran moral dan akhlak. Mulai dari para pejabat hingga rakyat biasa, kualitas perilaku mulai menurun. Hal ini dapat kita lihat melalui berbagai kasus yang terjadi di masyarakat.

Misalnya, korupsi menjadi semakin merajalela, kasus narkoba meningkat, serta peningkatan angka pemerkosaan, aborsi, HIV/AIDS, zina, dan isu LGBT. Di sisi lain, mesjid dan mushalla sering kosong saat waktu shalat, bahkan di bulan Ramadhan hanya terisi beberapa shaf saja. Beberapa tempat ibadah bahkan benar-benar kosong.

Di samping itu, kafe-kafe dan warkop ramai dikunjungi, terutama selama bulan Ramadhan. Namun, pemimpin dan pejabat negara terlihat sibuk dengan urusan pribadi, sedangkan masalah-masalah moral di negeri ini tidak mendapat perhatian yang cukup.

Menurut data tahun 2025, terdapat 4,15 juta kasus narkoba, 13.000 kasus pemerkosaan, dan angka aborsi mencapai 2,3–2,5 juta. Sementara itu, jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia meningkat, dengan estimasi lebih dari 500.000 orang hidup dengan HIV (ODHIV) pada 2024, menjadikan Indonesia berada di peringkat ke-14 tertinggi di dunia.

Kemiskinan juga menjadi masalah besar, dengan sebanyak 23,65 juta jiwa penduduk mengalami kemiskinan pada Maret 2025. Korupsi yang terjadi di kalangan pejabat negara juga sangat merajalela, dengan uang yang dikorupsi mencapai triliunan dan miliaran rupiah. Sementara rakyat kelaparan, guru-guru tidak diberi gaji yang layak untuk menjalankan tugasnya sebagai pencerah bangsa.

Tidak ada upaya nyata dari pemerintah untuk menambah lowongan kerja agar rakyat bisa sejahtera. Dalam hal keadilan, pejabat yang korupsi bebas berkeliaran, sementara rakyat biasa yang melakukan pelanggaran hukum tidak mendapat keadilan. Bahkan, orang-orang yang tidak bersalah sering kali mendapatkan hukuman yang tidak adil, seperti kasus laki-laki yang membela harta dan istrinya.

Kondisi Pengungsi Banjir Bandang Aceh-Sumatra

Dalam kasus banjir bandang Aceh-Sumatra, banyak korban kehilangan rumah dan harta bendanya. Selama tiga bulan, mereka tinggal di tenda. Sekarang, mereka dilarang tinggal di tenda dan harus pindah ke huntara. Namun, kondisi huntara tidak layak, dengan panas yang luar biasa, tidak ada lobang angin, plafon, dan sebagian bahkan tidak memiliki listrik atau air.

Biaya yang disediakan untuk satu unit huntara mencapai antara 30 juta hingga 60 juta per unit. Uang sebesar ini cukup untuk membangun satu rumah tipe 3×6 dengan dua kamar tidur dan kamar mandi. Namun, korban banjir tidak memiliki pilihan selain tinggal di huntara yang tidak layak tersebut.

Lebih menyedihkan lagi, sebagian korban banjir belum mendapatkan rumah bantuan, baik yang permanen maupun sementara, padahal rumah mereka sudah hilang atau tenggelam dalam lumpur banjir. Nasib rakyat di negeri ini sangat memprihatinkan. Pemimpin dan pejabat yang tidak bertaqwa membuat rakyat sengsara, sedangkan jika pemimpin dan pejabat bertaqwa, rakyat akan sejahtera.

Makna Taqwa dalam Islam

Secara bahasa, taqwa berarti menjaga, melindungi, atau membentengi diri. Dalam Islam, taqwa adalah kesadaran penuh dan ketaatan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Taqwa juga berarti rasa takut melanggar perintah Allah dan rasa cinta serta pengagungan kepada-Nya untuk selalu patuh kepada-Nya.

Ciri-Ciri Pemimpin yang Bertaqwa

Pemimpin yang bertaqwa adalah individu yang beriman kuat, amanah, adil, jujur (shiddiq), dan cerdas (fathonah). Mereka mendirikan shalat, takut kepada Allah, menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai landasan, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Mereka bijaksana, lemah lembut, pemaaf, dan suka bermusyawarah.

Ayat-Ayat tentang Keutamaan Takwa

Berikut beberapa ayat Al-Qur’an yang menunjukkan keutamaan taqwa:

  • QS. Ath-Thalaq: 2-3

    “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…”

  • QS. Al-Anfal: 29

    “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan (pembeda antara yang benar dan yang salah) dan menghapuskan kesalahan-kesalahanmu serta mengampuni kamu…”

  • QS. Al-Hujurat: 13

    “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu…”

  • QS. Maryam: 63

    “Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.”

  • QS. Al-Baqarah: 197

    “…Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa…”

Takwa juga menjamin pertolongan Allah (QS. An-Nahl: 128) dan menjadikan urusan dipermudah (QS. Ath-Thalaq: 4).


Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *