Kehidupan Rumah Tangga Arie Kriting yang Harmonis dan Tidak Terpengaruh Gosip
Lima tahun telah berlalu sejak Arie Kriting dan Indah Permatasari resmi menikah pada 12 Januari 2021. Meski banyak pasangan yang sering dihiasi oleh gosip atau konflik, hubungan keduanya justru terlihat semakin kuat dan harmonis. Mereka dikenal sebagai pasangan yang jarang terlibat dalam isu miring atau perdebatan publik.
Arie mengungkapkan bahwa kehidupan rumah tangganya berjalan dengan baik. Bahkan, kehadiran anak mereka semakin memperkuat ikatan antara dua orang ini. Menariknya, informasi ini tidak datang dari wawancara biasa, melainkan dari sudut pandang yang tidak biasa—yakni materi stand up comedy yang ia bawakan.
Arie mengaku jarang sekali menjadikan keluarga sebagai bahan candaan di atas panggung. Ia menyatakan bahwa hampir tidak ada materi yang ia bawakan tentang istri dan anaknya. Hal ini menjadi tanda bahwa kehidupan pribadinya memang tidak dipenuhi oleh konflik yang bisa dijadikan bahan cerita komedi.
Tidak Ada Keresahan, Sulit Jadi Materi Komedi
Sebagai seorang komika, keresahan sering kali menjadi sumber inspirasi utama dalam menciptakan materi. Namun, hal ini justru tidak dirasakan oleh Arie dalam kehidupan rumah tangganya. Ia secara jujur mengakui bahwa ia tidak menemukan hal yang cukup mengganggu untuk diangkat menjadi bahan cerita.
“Jujur ya, karena nggak ada keresahannya. Kayaknya semuanya baik-baik saja dong,” ujarnya.
Bagi Arie, sang istri dan anak justru menjadi sumber kebahagiaan, bukan keresahan. Ia bahkan menyebut anaknya begitu menggemaskan hingga tidak ada alasan untuk mengeluh. Ia mengatakan bahwa Naka sangat lucu dan membuatnya tidak memiliki masalah apa pun untuk dibicarakan.
Arie juga merasa tidak nyaman jika harus mencari-cari kekurangan dalam keluarganya hanya demi kebutuhan panggung. Baginya, itu akan membuatnya kurang bersyukur. Ia lebih memilih fokus pada hal-hal positif yang ada dalam kehidupan keluarganya.
Tekanan Publik dan Ekspektasi Penonton
Meski demikian, Arie menyadari bahwa penonton seringkali menantikan cerita personal, termasuk konflik keluarga atau isu yang ramai di media sosial. Tak sedikit yang penasaran, terutama terkait hubungannya dengan mertua yang sempat jadi sorotan publik. Namun Arie mengaku belum siap menjadikan hal tersebut sebagai materi.
Ia mengatakan bahwa penonton sering bertanya apakah ia merasa resah dengan pemberitaan di media sosial dan media gosip. Namun, ia mengklaim bahwa proses untuk mengangkat hal tersebut sebagai bahan cerita membutuhkan waktu yang panjang.
Ke depan, Arie akan kembali menyapa penggemar lewat special show bertajuk Mungkin Ada Benarnya yang dijadwalkan pada 2 Mei 2026 di Jakarta. Di sisi lain, ia juga sempat berkelakar soal minimnya tawaran program Ramadan tahun ini. Dengan gaya khasnya, Arie memilih jujur daripada sekadar menjaga citra.
“Yang reguler enggak. Tahun ini saya enggak kebagian yang reguler,” katanya.
Ia bahkan menegaskan tidak ingin terlihat seolah menolak tawaran. “Kalau orang lain pasti akan jawabnya ‘enggak ngambil’ kan? Tapi kalau saya jujur saja, enggak ditawari. Jadi bukan enggak ngambil, memang enggak kebagian,” ujarnya sambil tertawa.
Meski begitu, Arie tetap aktif berkarya dengan berbagai kegiatan selama Ramadan, termasuk program live yang tetap berjalan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











