"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Jejak Karier Condro Kirono, Mantan Jenderal yang Bertemu Jokowi di Solo Bersama Hasan Nasbi

Kunjungan Tokoh ke Kediaman Jokowi di Surakarta

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Komjen Pol. (Purn) Condro Kirono, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026). Ia tidak datang sendiri, melainkan ditemani oleh Komisaris PT Pertamina (Persero) Hasan Nasbi dan Ketua Umum ProJo Budi Arie Setiadi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari proses komunikasi dan diplomasi para tokoh nasional dengan Presiden Joko Widodo. Sejumlah tokoh terlihat silih berganti menemui Jokowi sejak pukul 10.30 WIB. Hasan Nasbi menjadi tamu pertama yang masuk ke dalam rumah mantan Presiden, dengan waktu yang cukup lama. Setelah itu, Budi Arie mengikuti pertemuan setelah Hasan Nasbi meninggalkan lokasi. Terakhir, Condro Kirono hadir untuk bertemu dengan Jokowi, menandai kunjungan yang penuh agenda diplomasi dan komunikasi para tokoh nasional.

Profil Sosok Condro Kirono

Condro Kirono adalah mantan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri dan pensiun dari kepolisian pada 2019 sebagai jenderal bintang tiga. Pascapurnatugas, ia aktif dalam sejumlah jabatan strategis di BUMN, termasuk sebagai Komisaris di PT Pertamina (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero).

Saat ini, Condro resmi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dan Direksi PT Danantara Asset Management nomor SK-150/MBU/06/2025 dan Nomor SK.012/DI-DAM/DO/2025 tertanggal 12 Juni 2025. Selain itu, Condro juga pernah menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Profil Pribadi dan Pendidikan

Dikutip dari situs resmi Pertamina, Condro Kirono lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Desember 1961. Ia menikah dengan Nursanti Condro Kirono. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1984, Condro juga menempuh pendidikan hingga tingkat S-2. Nama lengkap beserta gelarnya adalah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum.

Jejak Karier di Polri

Sepanjang dinasnya di Korps Bhayangkara, Condro Kirono menempati banyak posisi strategis, antara lain:
* Kapolresta Tegal Polda Jateng (2002)
* Wadirlantas Polda Sumut (2003)
* Kapoltabes Yogyakarta Polda DIY (2004)
* Dirlantas Polda Kalsel (2006), Polda Jatim (2007), dan Polda Metro Jaya (2008)
* Karobinops Sops Polri (2010)
* Kapolda Riau (2013)
* Kakorlantas Polri (2014)
* Kapolda Jateng (2016)
* Kabaharkam Polri (2019)

Menjelang pensiun, Condro sempat dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri pada 2019.

Budi Arie Tegaskan Tak Ada Obrolan Politik

Usai bertemu dengan Jokowi, Budi Arie sempat menyapa masyarakat yang ikut mengantre di depan kediaman. Tampak Budi Arie juga melayani masyarakat yang ingin berswafoto dan berjabat tangan dengannya.

Ditemui awak media, Budi Arie menegaskan bahwa dirinya hanya bersilaturahmi dengan Jokowi karena bertepatan dengan momen Lebaran. “Ini kan suasana Idul Fitri, kita silaturahmi, karena bapak baru balik kemarin dari Jakarta. Di hari yang baik ini kita sama-sama menyampaikan minal aidzin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin,” terang Budi Arie.

Ia juga melanjutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan dirinya tidak membahas hal khusus seperti politik. “Tidak ada (pembicaraan khusus), acara Lebaran ya Lebaran. Tidak ada omong politik,” tegasnya.

Namun demikian, Budi Arie menyebut bahwa Jokowi sempat menitipkan pesan agar tetap menjaga persatuan Indonesia. “Tetap semangat jaga persatuan Indonesia maju,” imbuhnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai pendapatnya tentang rumah kediaman Jokowi yang kini disebut sejumlah netizen sebagai “tembok ratapan”, Budi Arie menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, bagaimanapun Jokowi merupakan mantan orang nomor satu di Indonesia yang patut dihormati. “Enggaklah, jangan terlalu begitu. Ini bagian dari Pak Jokowi sebagai pemimpin rakyat, sampai saat ini Pak Jokowi pemimpin yang bisa diakses oleh rakyat, harus positif dong,” kata dia.

Ia pun berharap agar masyarakat melihat sisi positif selama Jokowi memimpin dan segala keberhasilannya. Menurutnya, keberhasilan Jokowi memimpin Indonesia tak lepas dari kebiasaannya mendengarkan keluhan masyarakat. “Karena bagaimanapun, bagaimana mau berhasil kalau dia tidak pernah mendengar keluhan rakyat dan kondisi masyarakat? Kan rakyat bisa menyampaikan keluhan,” pungkasnya.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *