Komitmen TNI AD dalam Menjaga Stabilisasi Keamanan dan Pembangunan di Tanah Papua
Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Fabriel Buyung Sikumbang, menegaskan komitmen penuh TNI AD untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah Tanah Papua. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat.
Fokus utama dari komitmen ini mencakup kelanjutan program strategis nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan pentahelix menjadi strategi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di tengah dinamika eskalasi keamanan saat ini.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA –
Pangdam XVII/Cendrawasih, Febriel Buyung Sikumbang, menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan pengabdian serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Komitmen ini menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh program strategis nasional dan pembangunan daerah dapat berjalan tanpa hambatan.
Hal itu disampaikan usai Sertijab Pangdam XVII/Cenderawasih dari pejabat sebelumnya Mayjen TNI Amrin Ibrahim di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua, Kamis (2/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Fabriel menekankan pentingnya integrasi Papua sebagai bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki kekayaan alam luar biasa.
Sebagai alumnus Akademi Militer (Akmil) 1995, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, hingga perangkat pemerintah untuk bersinergi dalam membangun daerah. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman agar aktivitas pembangunan terus berkelanjutan.
“Kami memohon dukungan seluruh warga dan tokoh masyarakat kiranya boleh menerima kami untuk melanjutkan tugas pengabdian di Tanah Papua yang kita cintai ini,” ujar Fabriel kepada wartawan.
Program Kerja yang Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Terkait program kerja, mantan Danrem 161/Wira Sakti ini menyatakan bahwa dirinya akan melanjutkan instruksi pimpinan pusat yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembinaan teritorial.
Program fisik seperti pembangunan jembatan, jalan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui koperasi menjadi target nyata di lapangan. Selain itu, ia juga berencana melakukan evaluasi berkala untuk menyempurnakan program yang sudah berjalan agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat.
“Kami juga akan evaluasi berkala untuk menyempurnakan program yang sudah berjalan agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Fabriel juga menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mendukung tugas pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja melainkan butuh kolaborasi antara TNI, Polri, pengusaha, dan masyarakat sipil. Sinergi ini dianggap sebagai fondasi utama dalam menciptakan ketenangan yang mendukung iklim investasi dan kemajuan daerah.
“TNI hadir untuk mendukung tugas pemerintah dalam menjamin pelaksanaan pembangunan agar boleh berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Rencana Strategis TNI untuk Efisiensi Koordinasi
Menanggapi isu pengembangan organisasi, kata Fabriel, bahwa pembentukan Kodam baru di Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan telah masuk dalam rencana strategis TNI. Rencana ini bertujuan untuk memperpendek rentang kendali komando mengingat luasnya cakupan wilayah kerja saat ini yang meliputi tiga provinsi.
“Efektivitas koordinasi di lapangan diharapkan meningkat signifikan apabila satuan teritorial baru tersebut resmi beroperas nantinya,” harap Fabriel.
Selanjutnya terkait dinamika keamanan di Papua Tengah dan Papua Pegunungan, Mayjen Febrial mengedepankan kolaborasi dengan Kogabwilhan III. Pendekatan unsur pentahelix menjadi skema utama dalam meredam eskalasi konflik dan menjaga stabilitas wilayah secara menyeluruh.
“Kita berharap dengan pengamanan terpadu ini bisa menciptakan situasi kondusif di seluruh pelosok Tanah Papua demi kepentingan masyarakat luas,” tandas Fabriel.
Sebagai informasi, Mayjen Febriel Buyung Sikumbang dilantik sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Rabu (25/3/2026) di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Pelantikan ini menandai pergeseran tongkat estafet kepemimpinan dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim yang berpindah satuan ke Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas).
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











