"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pernyataan Saiful Mujani: Relawan Demokrasi Tak Perlu Terjebak Spekulasi

Respons dari Relawan terhadap Pernyataan Saiful Mujani

Pernyataan yang disampaikan oleh Saiful Mujani, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), tentang upaya penjatuhan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Ketua Umum Relawan Jokowi untuk Prabowo–Gibran (ReJO), Darmizal. Ia menilai bahwa ruang demokrasi di Indonesia seharusnya diisi dengan pandangan yang mencerdaskan masyarakat, bukan spekulasi yang bisa memicu kegaduhan politik.

“Kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional. Namun bagi kalangan intelektual, pendapat yang disampaikan ke publik seharusnya memberi pendidikan demokrasi yang sehat, objektif, dan berlandaskan hukum tata negara,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (64/2026).

Darmizal menegaskan bahwa narasi yang berkembang saat ini justru berpotensi menimbulkan salah persepsi terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, demokrasi Indonesia tidak boleh dibangun di atas asumsi liar dan provokasi.

Mekanisme Konstitusi Harus Dihormati

Ia juga mengingatkan bahwa konstitusi telah mengatur secara jelas mekanisme pergantian kepemimpinan nasional. Darmizal merujuk pada ketentuan dalam UUD 1945 yang menegaskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat, serta mekanisme suksesi apabila terjadi kondisi tertentu.

“Karena itu, tidak tepat jika ruang publik terus diisi opini bernuansa provokatif yang menyesatkan pemahaman masyarakat,” kata dia.

Menurutnya, sebagai bangsa yang berlandaskan nilai Pancasila, para tokoh intelektual seharusnya memberi keteladanan dalam menjaga kualitas demokrasi, bukan memicu polemik yang kontraproduktif.

Ajakan untuk Menghormati Mandat Rakyat

Lebih lanjut, Darmizal mengajak masyarakat untuk menghormati mandat rakyat hasil Pemilu 2024 dan memberi kesempatan kepada pemerintahan Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka bekerja.

“Bangsa ini membutuhkan energi persatuan, bukan narasi yang memecah fokus pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Saiful Mujani menyampaikan pernyataannya dalam forum Halal Bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan”. Acara tersebut digelar di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur pada Selasa (31/3/2026). Pernyataan tersebut kini menjadi sorotan publik lantaran lantang menyerukan upaya dan konsolidasi menjatuhkan Prabowo.

Penjelasan Saiful Mujani

Saiful Mujani menilai bahwa Presiden Prabowo tidak menunjukkan sikap presidential setelah menjabat sebagai presiden lebih dari satu tahun. Menurutnya, Prabowo dinilai tertutup terhadap masukan dan kritik publik.

Bahkan Saiful Mujani menyoroti ancaman-ancaman yang dilayangkan untuk pengamat. Sementara ia menegaskan bahwa upaya penggulingan mustahil dilakukan melalui mekanisme formal seperti pemakzulan di DPR dan MPR.

Ia juga menyebut Prabowo tidak bisa dinasihati, namun hanya bisa dijatuhkan. “Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” kata Mujani.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *