"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Kantor Media Gaza Menyangkal Klaim BoP soal 602 Truk Bantuan Masuk



Gaza – Kantor media pemerintah Gaza pada hari Jumat (10/4/2026) menyangkal pernyataan utusan Dewan Perdamaian, Nickolay Mladenov, yang menyebutkan bahwa 602 truk bantuan telah memasuki wilayah Gaza sehari sebelumnya. Menurut data yang dirilis oleh kantor tersebut, hanya 207 truk yang masuk ke Jalur Gaza, di mana 79 di antaranya membawa bantuan kemanusiaan. Sementara sisanya mengangkut barang komersial.

Mladenov sebelumnya mengunggah di platform X bahwa “602 truk memasuki Gaza dengan pasokan penting bagi keluarga yang telah menunggu terlalu lama,” dan menyebut hal tersebut sebagai langkah perluasan akses bantuan. Namun, kantor media Gaza menilai angka tersebut tidak benar, tidak akurat, dan tidak kredibel.

“Data untuk tanggal 9 April menunjukkan hanya 207 truk yang masuk ke Jalur Gaza, termasuk 79 truk bantuan,” ujar kantor tersebut dalam pernyataannya. Mereka juga menambahkan bahwa jumlah tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan di wilayah tersebut.

Selain itu, kantor media Gaza menyebut bahwa pelaksanaan protokol kemanusiaan oleh Israel dalam kesepakatan gencatan senjata belum melebihi 38 persen dari yang disepakati. Pernyataan ini menegaskan bahwa “memutarbalikkan fakta tidak dapat menyembunyikan skala bencana” dan menyerukan intervensi internasional untuk melindungi warga sipil.

Menurut informasi yang diberikan oleh kantor media Gaza, kesepakatan gencatan senjata mencakup masuknya 600 truk bantuan per hari, termasuk 50 truk bahan bakar. Namun, realisasi dari kesepakatan tersebut masih berada di bawah 38 persen.

Data dari Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan bahwa pelanggaran gencatan senjata sejak 10 Oktober 2025 telah menewaskan 736 orang dan melukai 2.035 lainnya hingga 18 Maret. Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai sekitar 172.000 orang, dan menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil.

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dilaporkan mendesak Hamas agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Dalam laporan yang dirujuk, New York Times menyampaikan bahwa Amerika Serikat ingin Hamas menyerahkan hampir semua persenjataannya serta menyerahkan peta jaringan terowongan bawah tanah di Jalur Gaza.

Perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini dalam rangka merampungkan kesepakatan demiliterisasi pada akhir pekan ini, meski jadwal pertemuan tersebut masih bisa berubah. November lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 2803 yang menyetujui implementasi rencana perdamaian Gaza yang disepakati Hamas dan Zionis Israel pada Oktober 2025.

Pada pertengahan Januari lalu, duta khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan pelaksanaan tahap kedua rencana perdamaian Gaza. Tahap tersebut mencakup penarikan tentara Zionis dari wilayah Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan pendirian struktur pemerintahan baru untuk Gaza di bawah BoP yang dipimpin Trump.

Trump sendiri mengumumkan pendirian BoP pada Januari dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Pertemuan perdana BoP berlangsung di Washington pada 19 Januari dengan dihadiri oleh perwakilan dari 20 negara. Meskipun transisi menuju tahap kedua rencana perdamaian Gaza terus berjalan, bentrokan antara kelompok pejuang Palestina dengan pasukan penjajah Zionis di Jalur Gaza masih dilaporkan terjadi.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *