"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pesan Menggugah Prabowo untuk Generasi Muda, Silat Menuju Olimpiade

Pesan Presiden Prabowo untuk Generasi Muda Pencak Silat

Pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Musyawarah Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dinilai memberi dorongan kuat bagi generasi muda pesilat untuk terus menjaga dan mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Salah satu pesilat muda yang merasakan dampak pesan tersebut adalah Fiqih Bagus Pratama, dari Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia.

Fiqih mengaku terkesan dengan penegasan Presiden tentang pentingnya pelestarian pencak silat. Ia menilai bahwa pencak silat bukan hanya sebatas olahraga, tetapi juga identitas budaya yang sarat nilai moral, kedisiplinan, dan pembentukan karakter. Dalam wawancaranya melalui keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, ia menyampaikan bahwa pesan Presiden yang paling berkesan adalah bahwa pencak silat adalah budaya yang harus dilestarikan.

Menurut Fiqih, pencak silat tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga mengajarkan nilai etika dan spiritualitas. Ia berharap pencak silat semakin dikenal luas oleh masyarakat dunia sebagai seni bela diri yang baik untuk generasi muda. Ia juga menyampaikan harapan agar pencak silat bisa masuk Olimpiade dan meraih juara di kancah internasional.

Dorongan agar pencak silat mampu menembus panggung internasional menjadi motivasi besar bagi generasi muda. Fiqih menegaskan bahwa peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan matang, baik secara fisik maupun mental, melalui latihan yang disiplin dan berkelanjutan. Ia berharap generasi muda dapat mempersiapkan diri dengan matang dan berlatih lebih keras lagi.

Selain itu, Fiqih juga menyampaikan doa agar Presiden Prabowo dan jajaran pengurus IPSI senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengembangkan pencak silat hingga mendunia. Ia berharap Pak Presiden dan para pengurus IPSI selalu sehat dan sukses dalam mengembangkan pencak silat.

Filosofi dan Potensi Pencak Silat

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan bahwa pencak silat merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Menurutnya, pencak silat tidak hanya mencerminkan kemampuan bela diri, tetapi juga mengandung filosofi kehidupan yang mengajarkan keseimbangan, kehormatan, dan tanggung jawab.

Prabowo menilai bahwa pencak silat memiliki potensi besar untuk menjadi cabang olahraga global yang mampu bersaing di ajang internasional, termasuk Olimpiade. Karena itu, pemerintah bersama IPSI terus mendorong diplomasi budaya melalui pencak silat agar semakin dikenal dan diterima dunia internasional.

Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penyelenggaraan kejuaraan bertaraf internasional. Selain itu, sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan komunitas pencak silat dinilai penting untuk memperluas ekosistem pengembangan olahraga tradisional ini.

Para pelaku olahraga berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah dapat mempercepat proses pengakuan pencak silat sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade. Di tingkat akar rumput, minat generasi muda terhadap pencak silat juga terus menunjukkan peningkatan, seiring dengan semakin banyaknya perguruan yang aktif melakukan pembinaan.

Hal ini menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Dengan semangat tersebut, pencak silat diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan olahraga yang membanggakan di tingkat dunia.



Peserta mengikuti lomba silat betawi saat Lebaran Tenabang 2024 di depan Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (11/5/2024). Lebaran Tenabang merupakan gelaran tahunan yang menampilkan berbagai kesenian, perlombaan dan makanan tradisional Betawi serta bazar UMKM. Lebaran Tenabang 2024 kali ini mengusung tema Sukses Tenabang Untuk Indonesia. – (/Prayogi)



Sejumlah pesilat dari Sanggar Kembang Kelapa menampilkan silat Betawi dalam pentas Manjak Virtual di Cipedak, Jagakarsa, Jakarta, Ahad (26/6/2020). – (Antara/Aditya Pradana Putra)

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *