"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Hasil Kejuaraan – Klub Prabowo Kandas di Aceh, PSMS Selamat dari Degradasi



Pertandingan Liga 2 Championship 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026) menyajikan beberapa laga menarik. Salah satu pertandingan yang mencuri perhatian adalah pertemuan antara Garudayaksa FC dengan Persiraja Banda Aceh. Klub milik Prabowo Subianto tersebut harus puas dengan hasil imbang setelah bertanding di Stadion H Dimurthala, Aceh.

Pertandingan pekan ke-25 Grup Barat itu berjalan sangat seru. Garudayaksa FC sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Frydek pada menit ke-23. Namun, di babak kedua, Persiraja mampu bangkit dan mencetak dua gol lewat Faris Adit dan Aditya Angga. Hasil akhir 2-2 membuat Garudayaksa FC gagal menggeser Adhyaksa FC dari puncak klasemen. Saat ini, Garudayaksa FC masih berada di posisi kedua dengan 46 poin, sedangkan Persiraja naik ke posisi keempat dengan 40 poin.

Selain pertandingan antara Garudayaksa FC dan Persiraja, ada juga laga antara Deltras FC melawan Kendal Tornado FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari langsung memanas sejak menit awal. Dalam waktu dua menit, Patrick Cruz berhasil membuka skor untuk Kendal Tornado FC. Deltras mencoba bangkit, namun penyelesaian akhir yang kurang optimal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Di menit ke-16, Patrick Cruz kembali mencetak gol yang memperkuat keunggulan timnya. Akhirnya, Kendal Tornado FC menang 2-0 atas Deltras FC.

Di tempat lain, PSMS Medan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatera Utara. Tim tuan rumah langsung tancap gas sejak menit awal. Pada menit keempat, Felipe Cadenazzi mencetak gol cepat yang membuat PSMS unggul 1-0. Meski Sriwijaya FC mencoba merespons dengan permainan terbuka, pertahanan PSMS yang disiplin menghalangi serangan lawan. Skor 1-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai. Kemenangan ini memastikan PSMS Medan tidak akan terdegradasi ke Liga 3 Nusantara musim depan.

Laga paling seru terjadi antara PSPS Pekanbaru dan Persekat Tegal. Pertandingan berlangsung sangat terbuka sejak awal. PSPS lebih dulu unggul pada menit ke-18 lewat gol Asir. Namun, Persekat Tegal tak tinggal diam dan menyamakan skor di menit ke-28 melalui Sylvain Atieda. PSPS kembali unggul di menit ke-31 melalui Antonio Carvalho. Di babak kedua, PSPS semakin dominan. Carvalho mencetak dua gol tambahan pada menit ke-52 dan 56, sehingga menjadi hattrick dan memperkuat keunggulan timnya. Persekat sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol kedua Sylvain Atieda di menit ke-58. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta. PSPS Pekanbaru akhirnya menang 4-2 dalam pertandingan yang penuh aksi dan gol.



Beberapa pertandingan lain juga berlangsung sengit. Setiap klub berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen Grup Barat. Hasil-hasil ini memberi gambaran bahwa persaingan di Liga 2 Championship 2025/2026 sangat ketat. Dengan setiap laga yang penuh drama, para penggemar sepak bola pasti menantikan pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *