Upaya Pencarian Korban Tenggelam di Selat Padar Terus Berlangsung
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata Putri Sakinah di Labuan Bajo. Pencarian ini dilakukan sejak kejadian pada Jumat (26/12) lalu, dan hingga hari ke-14, Kamis (8/1), proses penyisiran masih berlangsung.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan menggunakan drone thermal untuk membantu penyisiran di udara. Selain itu, penyelaman juga dilakukan di lokasi penemuan bangkai kapal serta penyisiran di sekitar Pulau Serai, Pulau Rinca, dan Pulau Padar, termasuk bagian selatan Pulau Komodo.
Keterlibatan Personil dan Alat Utama
Sebanyak 168 personil dikerahkan dalam operasi pencarian ini. Mereka berasal dari berbagai unsur seperti Basarnas, TNI/Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, Komunitas Dive Labuan Bajo, dan unsur gabungan lainnya. Selain itu, 18 alat utama digunakan untuk mendukung proses pencarian.
Fathur Rahman menyebutkan bahwa faktor penghambat dalam pencarian hari ini adalah arus laut yang kencang serta cuaca buruk. Namun, meskipun kondisi tersebut, proses pencarian tetap dilanjutkan hingga sore hari.
Partisipasi Sat Brimob Polda NTT
Sat Brimob Polda NTT, Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, turut serta dalam upaya mencari korban. Sebanyak tujuh personil dari Sat Brimob diterjunkan dan menyebar di atas KN SAR Puntadewa serta sebagian di sepadboat milik TNI.
Wakil Komandan Batalyon B Pelopor, AKP Agustinus Silvester, menjelaskan bahwa keterlibatan personil Brimob bersifat dukungan dan bantuan agar proses pencarian bisa dilakukan lebih maksimal. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah yang menewaskan pelatih Valencia Putri B bersama tiga anaknya.
Apresiasi dari Kedutaan Besar Spanyol
Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol untuk Indonesia mengapresiasi keseriusan pemerintah Indonesia, khususnya Basarnas, dalam mencari warga Spanyol yang hilang akibat tenggelamnya KM Putri Sakinah. Dalam surat yang dikeluarkan Rabu (7/1), Kedubes menyampaikan rasa terima kasih atas tanggapan dan komitmen pihak berwenang Indonesia.
Surat tersebut menyoroti banyak upaya yang dilakukan oleh lembaga-lembaga Indonesia serta tingkat koordinasi dan kerja sama antara semua pihak berwenang. Kedubes juga mengakui peran penting BASARNAS, otoritas pelabuhan, dan pasukan keamanan Indonesia.
Dalam surat tersebut, Kedubes meminta agar operasi pencarian diperluas sejauh mungkin untuk menemukan jenazah korban keempat dan terakhir yang hilang. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas dan seluruh otoritas Indonesia atas upaya luar biasa, komitmen kemanusiaan, dan kerja sama erat mereka.
Proses Pencarian yang Masih Berlangsung
Meski ada tantangan, Tim SAR Gabungan tetap berkomitmen untuk melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan. Proses ini melibatkan berbagai pihak dan alat yang disiapkan secara optimal untuk meningkatkan efektivitas pencarian.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











