"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Yuni Tersenyum, Uang Rp15 Juta Raib Jelang Lebaran, Aksi Wanita Bermasker Terekam CCTV

Kasus Pencurian di Toko Camilan dan Aksi Pura-Pura Telepon untuk Mencuri Motor

Beberapa kejadian kriminal yang terjadi di wilayah Jawa Timur kembali menjadi perhatian masyarakat. Dari kasus pencurian uang tunai hingga aksi pencurian motor, kejahatan ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam menjaga keamanan.

Pencurian Uang Tunai di Toko Camilan

Seorang pemilik toko camilan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta akibat ulah seorang wanita yang menyamar sebagai pembeli. Kejadian ini terjadi pada Jumat (6/3/2026) saat korban sedang sibuk menata stok kue lebaran.

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang menggunakan masker masuk ke toko dengan gerak-gerik seperti konsumen biasa. Saat korban lengah, pelaku diduga mengambil uang tunai dari dalam tas milik Yuni, pemilik toko “Abi Snack” di kompleks Pasar Pandaan.

Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB. Korban baru saja membuka toko dan sedang sibuk menata dagangan. Pelaku datang dengan niat pura-pura membeli snack, lalu memanfaatkan situasi untuk mengambil uang dari tas korban.

Yuni tidak langsung menyadari kehilangan uangnya. Baru pada pukul 12.00 WIB, ia merasa curiga ketika hendak mengambil sesuatu dari tasnya. Ia kaget saat mendapati ikatan uang tunai senilai Rp 15 juta sudah hilang. Setelah memeriksa rekaman CCTV, ia yakin bahwa pelaku adalah seorang perempuan bermasker.

Setelah kejadian, Yuni melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pandaan. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku. Rekaman CCTV dan keterangan saksi telah diamankan sebagai barang bukti.

Aksi Pura-Pura Telepon untuk Mencuri Motor

Di lokasi lain, sebuah kejadian pencurian motor juga terjadi di Jalan Simo, Surabaya, Jawa Timur. Kejadian ini viral di media sosial setelah video CCTV yang menampilkan dua pria pura-pura telepon berujung pencurian motor beredar.

Lokasi kejadian berada di parkiran toko alat tulis di Jalan Simo Hilir Utara Raya, Simomulyo, Sukomanunggal. Dalam rekaman CCTV berdurasi 1 menit, kedua pelaku beraksi secara berkomplot dengan berboncengan mengendarai motor matik.

Meskipun jalanan di sekitar lokasi ramai, kedua pelaku tampak tenang menjalankan aksinya. Salah satu pelaku duduk di atas motor sambil memegang ponsel, seolah sedang menelepon. Di dekat posisi mereka berhenti, ada dua orang pengunjung toko perempuan berkerudung yang baru saja berbelanja dan sedang bersiap menaiki motornya.

Saat kedua pengunjung itu mulai pergi, pelaku eksekutor mulai menjalankan aksinya. Dalam waktu kurang dari tujuh detik, motor hasil curian berhasil dibawa kabur.

Menurut karyawan toko Dyah Ayu (24), motor Honda Beat warna hitam yang dicuri merupakan milik pengunjung pelajar SMP. Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, dan para pelaku tampak mudah mengambil motor karena kunci kontak masih menempel di lubangnya.

Dyah mengungkapkan bahwa para pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan berusia dewasa atau paruh baya. Sebelum mencuri motor, para pelaku tampak berlagak sedang sibuk menelepon seseorang menggunakan ponsel.

Meskipun belum tahu apakah korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, beberapa personel kepolisian setempat pernah mendatangi toko untuk melakukan olah TKP. Dyah berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku.

Kesimpulan

Kejadian-kejadian ini menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Selain itu, perlunya peningkatan pengawasan dan pencegahan kejahatan agar tidak terulang kembali. Kepolisian juga diharapkan bisa lebih aktif dalam menangani kasus-kasus seperti ini.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *