"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Pekerja Tewas Tertimpa Marmer Raksasa di Tasikmalaya

Kecelakaan Kerja di Jalan BKR, Seorang Pekerja Meninggal Dunia

Seorang pekerja bernama Rohmat (25) asal Cilacap meninggal dunia setelah tertimpa marmer saat sedang memindahkan muatan truk di Jalan BKR, Tasikmalaya, Jumat (6/3). Rekannya, Khoirul Anam (22), selamat namun mengalami luka di kepala dan tangan. Keduanya sempat dibawa ke RS TMC untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Tawang Iptu Sumarso menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi tentang kejadian tersebut dan langsung mengamankan kendaraan yang terperosok serta membawa korban ke rumah sakit. “Terlihat ada dua orang korban, satu orang meninggal dunia, dan satu orang luka. Keduanya dibawa ke RS TMC Kota Tasikmalaya,” ungkap Iptu Sumarso.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat memindahkan marmer dari mobil satu ke mobil lainnya karena kendaraan terperosok ke selokan. “Jadi korban ketimpa marmer, saat ini kita sudah memindahkan kendaraannya,” tambahnya.

Menurut keterangan Iptu Sumarso, pihaknya masih menyelidiki asal dan tujuan pengiriman marmer tersebut. “Kalau barang lebih jelas belum tahu, dan kita cek dulu ke pengemudi mau diangkut kemana dan barang siapa,” jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa dua orang pekerja mengalami kecelakaan kerja saat memindahkan marmer yang terjadi di Jalan BKR, Kahuripan, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Jumat (6/3/2026) sore. Awalnya, truk Mitsubishi Fuso bernopol Z 9157 HB membawa marmer untuk dikirimkan ke kawasan HZ Mustofa. Namun, truk tersebut mengalami masalah karena ban sebelah kiri ambles ke dalam selokan pada Jumat pagi.

Truk tersebut baru bisa memindahkan marmer sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, ketika hendak memindahkan tumpukan marmer berukuran besar, dua pegawai yang ada di dalam bak truk tertimpa hingga terjepit. Rekan lainnya langsung menolong, akan tetapi karena ukuran marmer yang besar dan banyak, sempat terkendala. Hingga proses evakuasi berjalan lama sekitar 30 menit.

Sementara dua pekerja yang belum diketahui identitasnya masih terjepit di tengah tumpukan marmer. Bahkan, satu orang pekerja yang berumur 30 tahun sudah tidak bergerak karena setengah badannya terjepit marmer yang mengganjal tepat di lehernya. Sedangkan satu orang lagi berhasil diselamatkan lebih awal karena posisinya terhimpit bagian tangan dan lebih mudah dikeluarkan.

Hingga pukul 15.40 WIB, korban satu lagi dapat dievakuasi dengan kondisi yang sudah lemas karena lama terjepit di bagian dada hingga leher. Keduanya pun dilarikan ke RS TMC untuk mendapatkan penanganan medis pertama.

Pukul 17.02, anggota Polsek Tawang beserta Pawas Polres Tasikmalaya Kota serta Identifikasi Satreskrim mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Beredar video evakuasi yang cukup dramatis karena kedua korban harus lama dipindahkan karena berat marmer yang tidak bisa dipindahkan satu orang. Total marmer yang ada di dalam truk tersebut sekitar 27 marmer berukuran besar dengan panjang kurang lebih dua meter.

Menurut keterangan tukang parkir KTT Ilhan (22), kejadiannya cepat karena korban sedang memindahkan marmer ke truk lain yang sebelumnya truk pertama mengalami masalah ban kirinya ambles ke selokan. “Kejadian sih pukul 15.30 WIB, kebetulan saya sedang di parkiran motor. Kalau korban yang tertimpa ada dua orang, tapi sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Ilhan mengaku, dua orang mengalami luka cukup parah karena tertimpa marmer yang banyak dan berat. “Posisi korban berumur 30 tahun terjepit di samping bak, dan lehernya tertahan di besi penyangga truk hingga tak bergerak. Kalau yang satu lagi masih muda dan cuma tangannya yang remuk,” pungkasnya.

Sementara dari kejadian ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait peristiwa yang menimpa dua pekerja ini.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *