Polemik Rumah dan Konflik Antara Rachel Vennya dan Niko Al Hakim
Polemik antara selebgram Rachel Vennya dengan mantan suaminya, Niko Al Hakim atau yang lebih dikenal sebagai Okin, semakin memanas. Isu penjualan rumah untuk anak mereka menjadi pusat perhatian dalam konflik ini. Okin akhirnya memberikan klarifikasi terkait tudingan dari Rachel.
Penjelasan Okin tentang Kepemilikan Rumah
Okin menjelaskan bahwa rumah yang menjadi sumber perselisihan adalah harta yang dibeli bersama Rachel saat masih menikah. Awalnya, rumah tersebut dibeli dengan harapan menjadi aset bagi anak pertama mereka. “Rumah itu dibeli di momen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik di dalam rumah itu,” ujar Okin.
Setelah bercerai, Okin mengklaim bahwa ada kesalahpahaman terkait kepemilikan rumah tersebut. Ia menyatakan bahwa ia dan Rachel membuat perjanjian, di mana rumah tersebut diberikan kepada Rachel, namun Okin tetap bertanggung jawab atas cicilan KPR-nya.
Perjanjian dan Masalah Pembayaran
Dalam perjanjiannya, Okin menyatakan bahwa nafkah anak dialihkan untuk membayar cicilan rumah. “Win win solution yang ybs berikan untuk menukar rumah, bukan sebagai alasan gue untuk tidak menafkahi anak-anak lagi. Karena nominal KPR yang harus dibayarkan untuk rumah tersebut sama dengan nominal nafkah. Jadi gue alokasikan uang nafkah dgn membayarkan KPR. Setelah KPR selesai, gue akan melanjutkan kembali kewajiban gue untuk nafkah,” jelas Okin.
Namun, masalah muncul ketika Okin merasa selama ini rutin membayar cicilan rumah, tapi pihak bank menyatakan hal berbeda. “Di awal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembarayan rumah tersebut antara gue dan bank, yang mana gue merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya. Namun pihak bank mengatakan ada miss yang membuat pihak bank ingin melabeli rumah tersebut,” tambah Okin.
Keputusan untuk Menjual Rumah
Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan melebar, Okin memutuskan untuk menjual rumah tersebut. “Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tersebut karena gue merasa banyak timbulnya perselisihan,” ujar Okin.
Keputusan Okin untuk menjual rumah itu pun katanya sudah diketahui oleh Rachel. Namun Rachel meminta kesepakatan lain yakni jika rumah itu dijual, maka Okin harus kembali menafkahi anak-anaknya secara utuh.

Respons Rachel Vennya
Tidak hanya netizen, Rachel Vennya sendiri ikut angkat bicara. Alih-alih mengalah, Rachel justru membongkar rahasia lain dari mantan suaminya. Ia menyinggung soal pacar baru Okin, Nanda, yang memakinya. Rachel juga menegaskan bahwa ia sudah terbiasa membiayai semua kebutuhan anak-anaknya tanpa bantuan Okin.
“Baik bgt ya aku awalnya kasih rumah itu yg dimana kita beli berdua? Yg katanya buat abang biru? Gono gini ga dapet aset apa2, dikasih alphard ternyata bpkb di gadein, dikasih tanah bali tp itu green zone, Tp nafkah dikasih ga sesuai perjanjian. Skrg rumah yg ktanya buat abang mau dijual yaudah jual Niko. Kamu ga mau post screenshot chat kamu? Chat cewe kamu ke aku maki2 aku? Tp yaudah 🙂 skrg minta balik tanah bali yg gatau di mana suratnya dan ga bs dijual juga, uang sekolah aku yg bayar, minjemin buat kamu uang berkali2. Aku ikhlas ga dpt apa2 cerai dr kamu. Nanti biar pengacara aku yg bicara ya, aku udah capek. Aku ga perlu itu rumah, ambil niko. Tapi balikin hutang kamu, bisa?” balas Rachel Vennya.
Penutup
Okin membantah tuduhan Rachel bahwa ia ingin menjual rumah secara tiba-tiba. Ia juga meminta maaf kepada dua anaknya dengan Rachel atas polemik yang terjadi. Ia menyayangkan aksi Rachel yang membuka permasalahan keluarganya ke media sosial. “Sekali lagi gue tegaskan, karena deal-dealan secara verbal ini akhirnya tidak berjalan dengan baik maka (sesuai dengan perbincangan dengan ybs pada selasa lalu) terkait deal-dealan verbal ini, akan dikembalikan kepada hakekatnya. Yaitu rumah yang atas perjanjian kesepakatan bersama setelah cerai, adalah milik gue. Serta uang mut’ah dan nafkah anak-anak yang sudah terkonversi menjadi rumah tsb akan dibayarkan sesuai dengan yang seharusnya,” tutup Okin.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











