DJ Donny Buka Suara Mengenai Aksi Teror yang Dialaminya
DJ Donny, seorang influencer yang aktif mengkritik pemerintah, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait aksi teror yang dialaminya. Ia menyampaikan bahwa kritik yang ia sampaikan selama ini bersifat objektif dan bertujuan untuk memperbaiki kebijakan pemerintah, bukan untuk menjatuhkan atau merendahkan presiden.
“Begini ya mas, ini harus saya tekankan sekali lagi, saya itu mengkritik pemerintah itu tujuannya agar pemerintah lebih baik,” ujarnya dalam pernyataan yang sempat viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak hanya melontarkan kritik, tetapi juga memberikan apresiasi jika kebijakan pemerintah dinilai baik. “Dan saya juga enggak selalu mengkritik juga. Yang bagus juga saya sampaikan pujian juga kepada pemerintah. Jadi saya secara objektif mengkritisinya. Yang baik, saya katakan baik, yang buruk saya katakan buruk,” jelasnya.
Menyangkal Tudingan Eksploitasi Bencana Alam
DJ Donny juga membantah tudingan bahwa dirinya mengeksploitasi isu bencana alam untuk kepentingan pribadi semata. Bahkan, ia menyebut bahwa dirinya pernah turun langsung membantu korban bencana di Aceh dengan dana pribadinya.
“Saya tidak pernah mengeksploitasi bencana alam. Itu satu yang perlu digaris bawahi. Bahkan, saya ke Aceh ngasih bantuan dana pribadi saya sendiri. Tidak saya eksploitasi. Padahal kondisi Aceh begitu parah,” ucapnya.
Ia mengaku bingung kenapa justru dirinya menjadi sasaran teror. “Tapi saya bingung juga, kenapa saya diteror begitu loh. Saya menyampaikan kritik saya secara objektif saya tidak mengeksploitasi apapun, apalagi yang dari zaman waktu demo bulan Agustus lalu sampai bencana alam saat ini. Saya selalu sampaikan yang baik-baik yang positif-positif,” jelasnya.
Mendukung Program BGN
Selain mengkritik, DJ Donny juga mendukung dan memuji program Badan Gizi Nasional (BGN) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. “Misalnya, saya mengkritik terkait BGN, saya puji loh ini program pak presiden. Saya setuju, ini kan ekonomi kerakyatan kalau dijalankan dengan benar begitu,” katanya.
Namun, ia mengkritisi mekanisme pelaksanaan di tingkat bawah. “Tapi saya kritisi bagaimana mekanisme di bawahnya. Yang harus jadi ekonomi kerakyatan rupanya tidak. Anak-anak dikasih menu yang tidak sesuai, belum lagi ada ulatnya, ada belatungnya, itu yang saya kritisi selama ini kok,” jelasnya.
Tidak Ada Niat Menghina Pemerintah
DJ Donny menampik anggapan bahwa kritiknya bermuatan kebencian terhadap pemerintah maupun presiden. “Tidak ada sama sekali menjelek-jelekkan pemerintah atau presiden saya hina. Enggak ada sama sekali,” katanya.
Ia mengibaratkan kritik sebagai cermin bagi pemerintah. “Menurutnya, ketika rakyat menunjukkan kekurangan, seharusnya itu menjadi bahan evaluasi, bukan dibalas intimidasi. Saya juga aneh juga kenapa saya diteror yang aneh-aneh seperti itu. Begini mas, pemerintah ini ibarat manusia sedang bercermin. Cermin itu rakyat, ketika misalnya pemerintah ini rambutnya rusak maksud saya, dilihat dari cermin ‘oh rambut saya rusak’, harusnya dirapikan. Bukan malah mecahin kaca gitu. Jangan mecahin cermin. Jangan semuanya ada influencer ngomong dikit langsung diintimidasi,” pungkasnya.
Aksi Teror yang Dialami
Sebelumnya, DJ Donny mengungkapkan bahwa rumahnya dikirimi bangkai ayam oleh pihak tak dikenal. Menanggapi ancaman tersebut, DJ Donny meluapkan kemarahannya melalui postingan di media sosial pribadinya.
“Buat yang ngirim bangkai ayam ke rumah gua, lo itu pengecut dan tolol. Cara main lu masih amatir ya. Harusnya lu belajar dulu sama senior lo. Senior lo itu lebih elegan ya. Bikin malu presiden aja lo,” katanya.
DJ Donny juga meminta kepada masyarakat agar tidak takut bersuara mengkritisi pemerintah. Pasalnya, Prabowo pun mengizinkan pemerintahannya dikritisi selama apa yang disampaikan itu benar.
“Ini baru setahun berkuasa, gaya udah kayak iblis. Mau ancam bunuh orang, emang lu siapa? Bisa-bisanya negara mengancam rakyatnya,” pungkasnya.











