Pengertian Sholat Hajat
Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang Muslim ketika memiliki keinginan (hajat) tertentu, baik urusan dunia maupun akhirat. Sholat ini biasanya dilakukan dalam jumlah rakaat antara 2 hingga 12 rakaat, dengan salam setiap 2 rakaat. Tujuan dari sholat hajat adalah untuk memohon pengabulan keinginan kepada Allah SWT.
Niat Sholat Hajat
Sebelum memulai sholat hajat, penting untuk berniat di dalam hati. Berikut bacaan niat untuk sholat hajat:
-
Niat 2 Rakaat:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.” -
Niat 4 Rakaat:
أُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal haajati arba’a raka’ataini lillahi ta’aalaa.
Tata Cara Sholat Hajat
Tata cara sholat hajat sama seperti sholat fardu atau sunnah lainnya. Berikut urutannya:
- Niat
- Takbiratul Ihram (Allahu Akbar)
- Membaca Doa Iftitah
- Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan satu surah pendek dari Al-Qur’an (disarankan Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua).
- Rukuk (Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih 3x)
- I’tidal (Sami’allaahu liman hamidah)
- Sujud (Sub haana robbiyal a’la wabihamdih 3x)
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit untuk rakaat kedua (ulangi gerakan yang sama)
- Duduk Tasyahud Akhir
- Salam
Zikir Sebelum Doa Hajat
Setelah salam, jangan terburu-buru beranjak. Menurut Kitab Ta’jul Jamil Lil Ushul, sebaiknya amalkan zikir berikut untuk membuka pintu langit:
-
Membaca Istighfar (100x atau minimal 33x):
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Mu.” -
Membaca Sholawat Nabi (100x atau minimal 33x):
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad.
Doa Setelah Sholat Hajat
Setelah beristighfar dan bersholawat, sampaikanlah hajat atau keinginan Anda secara spesifik kepada Allah SWT. Selain doa pribadi, Anda juga bisa membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW (Doa Hajat):
Laa ilaha illallohul haliimul kariim. Subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As ‘aluka muujibaati rohmatik, wa ‘azaaima maghfirotik, wal ghoniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin. Laa tada’ lii dzanban illa ghofartah, wa laa hamman illaa farrojtah, wa laa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Santun lagi Maha Pemurah. Mahasuci Allah, Tuhan pemilik Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, dan memperoleh keuntungan dari dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa kepadaku melainkan Engkau ampuni, dan tidak ada kesusahan melainkan Engkau berikan jalan keluar, dan tidak pula suatu hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan, wahai Tuhan yang Maha Pengasih di antara sesama penyayang.”
Tips Agar Hajat Terkabul
Untuk meningkatkan kemungkinan pengabulan hajat, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Lakukan sholat hajat di sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 02.00 – 03.00 WIB).
- Lakukan dengan penuh keyakinan dan rasa rendah diri (khusyuk).
- Pastikan dalam keadaan suci dari hadas dan najis.











