"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"
Budaya  

Indonesia di Posisi 3, Negara Mana yang Juara Geopark Terbanyak?

Pengertian dan Tujuan Geopark UNESCO

Geopark adalah kawasan geografis yang memiliki situs dan lanskap dengan nilai geologi internasional. Kawasan ini tidak hanya dilindungi, tetapi juga dikelola untuk tujuan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan. Tujuan utama dari Geopark UNESCO adalah melindungi warisan geologi yang bernilai tinggi sekaligus menjaga warisan alam dan budaya yang terkandung di dalamnya.

Hingga 23 Juli 2025, terdapat 229 UNESCO Global Geoparks yang tersebar di 50 negara di seluruh dunia. Setiap Geopark menerapkan pendekatan bottom-up, yaitu dengan melibatkan masyarakat lokal secara aktif sejak perencanaan hingga pengelolaan kawasan. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu penting seperti pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, dampak perubahan iklim, serta upaya mitigasi risiko bencana alam.

Selain itu, keberadaan Geopark diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat lokal terhadap wilayahnya, mendorong pengembangan geowisata yang berkelanjutan, membuka peluang usaha lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta menyediakan pelatihan berkualitas bagi masyarakat setempat.

Proses Evaluasi dan Status UNESCO Global Geopark

Status UNESCO Global Geopark tidak bersifat permanen. Penetapan status tersebut berlaku selama 4 tahun dan akan dievaluasi kembali melalui proses revalidasi. Dalam proses evaluasi, terdapat tiga kemungkinan hasil penilaian:

  • Jika kawasan dinilai tetap memenuhi kriteria, statusnya diperpanjang dan memperoleh kartu hijau.
  • Jika ditemukan kekurangan, pengelola akan mendapat kartu kuning dan diberi waktu dua tahun untuk melakukan perbaikan.
  • Sementara itu, kawasan yang gagal memenuhi kriteria setelah masa perbaikan dapat kehilangan statusnya dan memperoleh kartu merah.

Kriteria Penilaian UNESCO Global Geopark

Agar dapat ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, sebuah kawasan harus memenuhi empat ciri utama:

  1. Memiliki warisan geologi bernilai internasional yang dinilai oleh para ahli berdasarkan riset ilmiah.
  2. Kawasan harus dikelola oleh lembaga resmi dengan rencana pengelolaan terpadu yang mencakup perlindungan lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat.
  3. Geopark wajib memiliki visibilitas yang baik, seperti identitas kawasan, peta, serta informasi yang mudah diakses oleh publik.
  4. UNESCO Global Geopark harus menjadi bagian dari jejaring internasional dengan bergabung dalam Global Geoparks Network (GGN) untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan antarnegara.

Negara dengan Jumlah UNESCO Global Geopark Terbanyak

Berikut daftar negara dengan jumlah UNESCO Global Geopark terbanyak di dunia:

  • China: 49 geopark
  • Spanyol: 18 geopark
  • Indonesia: 12 geopark
  • Italia: 12 geopark
  • Jepang: 10 geopark
  • Inggris: 10 geopark
  • Irlandia Utara: 10 geopark
  • Perancis: 9 geopark

Daftar UNESCO Global Geopark di Indonesia

Dilansir dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (28/4/2025), berikut daftar 12 UNESCO Global Geopark di Indonesia:

  • Geopark Gunung Batur
  • Geopark Belitong
  • Geopark Ciletuh
  • Geopark Gunung Sewu
  • Geopark Rinjani Lombok
  • Geopark Kaldera Toba
  • Geopark Raja Ampat
  • Geopark Maros-Pangkep
  • Geopark Merangin
  • Geopark Ijen
  • Geopark Kebumen
  • Geopark Meratus

Setiap geopark di Indonesia memiliki karakteristik unik yang mencerminkan kekayaan geologi, budaya, dan ekosistem yang ada di wilayah masing-masing. Keberadaannya tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *