"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

7 Berita Populer Hari Ini: Tabrakan Avanza dan Truk di Bintan, Warga Malaysia Jadi Korban

Kecelakaan di Bintan: Lima Wisatawan Malaysia Jadi Korban

Pada hari Sabtu (10/1/2026), terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk dan mobil Toyota Avanza di Jalan Lintas Barat, Desa Busung, Bintan. Kejadian ini menewaskan lima wisatawan asal Malaysia yang sedang berwisata di wilayah tersebut. Gerard, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa para turis tersebut bersama dengan seorang sopir dalam mobil Toyota Avanza saat kecelakaan terjadi.

Menurut informasi yang diperoleh Gerard, turis Malaysia tersebut sudah dua hari berada di Bintan. Mobil yang terlibat dalam kecelakaan adalah mobil travel yang digunakan untuk perjalanan mereka. Mereka disebut baru saja melakukan perjalanan ke Patung 1000 dan rencananya akan menuju Tanjunguban, kemudian naik speed boat ke Batam sebelum kembali ke Malaysia.

Diduga, sopir mobil Toyota Avanza terburu-buru berkendara karena takut ketinggalan kapal. Hal ini menyebabkan kendaraan tersebut masuk ke jalur lawan hingga menabrak truk yang berada di depannya. Gerard mendengar suara “brak” yang cukup keras saat tabrakan terjadi. Saat kejadian, dia berjarak sekitar 20 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Enam penumpang Avanza dievakuasi ke RSJKO Tanjunguban dengan luka ringan hingga sedang, sementara sopir truk dilaporkan tidak mengalami luka. Namun, salah satu korban, yaitu Fandi, sopir truk, mengalami kecelakaan yang cukup parah. Ia terpental keluar dari kabin truk sejauh sekitar dua meter akibat benturan keras. Meski begitu, ia bersyukur masih selamat dan tidak terpental ke arah depan kendaraan.

Beberapa jam setelah kecelakaan, korban-korban tersebut diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Dari tujuh korban, lima di antaranya merupakan warga negara Malaysia. Mereka datang ke Bintan untuk berwisata dan menumpang mobil Avanza yang dikemudikan Frederik. Sebelum kecelakaan, rombongan itu baru saja pulang dari Patung 1000 di Tanjungpinang dan ingin ke Tanjunguban untuk selanjutnya pulang ke Malaysia lewat Batam.

Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, dr. Asep, menyatakan bahwa semua korban hanya mengalami luka ringan. Para pasien sempat dirawat dan sudah diperbolehkan pulang pada hari Minggu (11/1/2026). Ia juga mengungkapkan bahwa turis Malaysia yang ikut menjadi korban dalam kecelakaan ini memilih pulang ke Malaysia untuk pengobatan lanjutan. Ini atas permintaan para pasien sendiri.

Festival Jong Nusantara 2026 Diikuti Ratusan Perahu Mini

Di Karimun, festival Jong Nusantara 2026 digelar selama dua hari, 10–11 Januari 2026, di Pantai Indah Desa Pangke, Meral Barat Karimun. Kegiatan ini diikuti oleh 400 unit jong dari 43 tim, tidak hanya dari Karimun, tetapi juga dari Tanjungpinang, Batam, Riau, hingga peserta mancanegara asal Malaysia.

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menyebut Festival Jong Nusantara sebagai agenda strategis untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya maritim dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu tim dari Rempak yang berasal dari luar Pulau Karimun, Pian, mengatakan bahwa timnya sudah sering mengikuti Festival Jong Nusantara di Karimun. Tahun ini, timnya belum berhasil menang. “Sering ikut, tapi belum ada rezeki lagi bang,” ucap Pian.

Penyebab Tongkang Tanpa Awak Hanyut di Perairan Nongsa Batam Terungkap

Di Batam, satu unit kapal tongkang tanpa awak yang hanyut dan kandas di sekitar Pulau Raja, perairan Nongsa, Kota Batam, kini dalam pemantauan ketat petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam (KSOP) Batam. Hanyutnya tongkang itu terjadi setelah cuaca buruk mengguncang perairan, membuat rangkaian tugboat dan tongkang terlepas.

Tongkang KPS 1203 sebelumnya ditarik oleh tugboat Super 88 dari Tanjungbalai Karimun menuju Pontianak, sejak Rabu (7/1/2026). Namun, pada Sabtu (10/1/2026) sekira pukul 01:58 WIB, rangkaian itu dilaporkan terlepas setelah tongkang membentur rambu suar di sekitar Pulau Karang Galang. Nakhoda tugboat melepas tali towing demi keselamatan awak kapal, sehingga tongkang kosong itu hanyut tanpa muatan maupun awak.

Target Pajak Reklame Batam 2026 Rp26,1 Miliar, Bapenda Pesimistis Bisa Tercapai

Baru 11 hari di tahun 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam sudah pesimistis target pajak reklame tahun ini dapat tercapai. Bapenda menilai, hingga saat ini kontribusi pajak dari sektor reklame masih terbatas, seiring penataan dan penertiban reklame yang dilakukan Pemerintah Kota Batam sejak pertengahan 2025.

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, mengatakan target pajak reklame yang ditetapkan Pemko Batam di 2026 mengalami kenaikan sekitar Rp3 miliar dibanding tahun sebelumnya. Perlu diketahui, pada APBD murni 2025 target pajak reklame Batam ditetapkan sebesar Rp23 miliar. Realisasinya Rp17,7 miliar. Lalu pada APBD Perubahan tahun 2025, target pajak reklame Batam kembali dinaikkan menjadi Rp24 miliar. Hasilnya, tak ada kenaikan realisasi dari pencapaian sebelumnya.

Polresta Barelang Gelar Patroli Malam Sasar Titik Rawan Balapan Liar dan Kriminal

Sejumlah lokasi di Batam yang kerap menjadi titik keramaian dan rawan balapan liar didatangi tim patroli Polresta Barelang pada Sabtu (10/1/2026) malam. Patroli dilakukan hingga menjelang tengah malam dengan menyusuri jalan-jalan utama di Batam. Petugas terlihat berhenti di beberapa titik untuk memantau kerumunan anak muda, memeriksa kendaraan, sekaligus membubarkan aktivitas yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Fokusnya tidak hanya pada balapan liar, tetapi juga pencegahan tindak kriminal jalanan seperti curanmor, jambret, hingga penggunaan knalpot brong.













Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *