Kasus Pandji Pragiwaksono: Dugaan Penghasutan dan Penistaan Agama
Komika ternama Indonesia, Pandji Pragiwaksono, kini tengah menghadapi ancaman hukum serius setelah dilaporkan ke polisi terkait materi stand up comedy yang ia bawakan dalam pertunjukan bertajuk “Mens Rea”. Laporan ini diajukan oleh dua organisasi, yaitu Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah (AMM), atas dugaan penghasutan dan penistaan agama. Polisi telah menerima laporan tersebut dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Barang Bukti yang Disita
Penyidik telah mengamankan tiga barang bukti penting sebagai bagian dari penyelidikan. Salah satu di antaranya adalah flashdisk yang berisi rekaman pernyataan Pandji dalam acara “Mens Rea”. Selain itu, ada juga selembar kertas hasil cetak cuplikan layar dan dokumen surat rilis aksi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa barang-barang tersebut menjadi dasar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Penyidik Akan Lakukan Analisis
Budi menegaskan bahwa penyidik akan melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi dan menganalisa barang bukti yang ditemukan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyampaikan informasi. “Beri ruang bagi penyelidik dan penyidik dalam proses penegakan hukum,” ujar Budi.
Kritik Terhadap Tokoh Publik
Dalam pertunjukan “Mens Rea”, Pandji Pragiwaksono memang mengkritik beberapa tokoh publik, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga Presiden Prabowo Subianto. Kritik-kritik ini disampaikan melalui humor satire yang mengangkat isu sosial dan politik pasca Pemilu 2024. Pertunjukan ini berhasil menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix Indonesia pada Senin (5/1/2026).
Alasan Pandji Pindah Ke Amerika Serikat
Di tengah viralnya materi “Mens Rea”, Pandji Pragiwaksono diketahui sedang berada di Amerika Serikat. Ia terbang ke New York pada 28 Desember 2025 lalu. Pandji pindah ke New York secara resmi pada Januari 2022, dengan rencana yang sudah dipersiapkan sejak lama dan sempat tertunda karena pandemi COVID-19. Tujuannya adalah untuk menantang dirinya sendiri dalam dunia stand-up comedy global. Ia ingin menunjukkan bahwa komika Indonesia mampu berkarya dan bersaing di kancah internasional.
Inspirasi dan Motivasi
Pandji terinspirasi dari komedian Andrew Schulz yang tampil di banyak klub komedi dalam satu malam. Selain itu, ia juga ingin menguji kemampuan berbahasa Inggris dan membawakan materi stand-up di depan audiens internasional. Ia ingin menjadi komika Indonesia pertama yang sukses di New York dan menginspirasi generasi muda.
Kembali Ke Indonesia
Meskipun tinggal di Amerika Serikat, Pandji sesekali kembali ke Indonesia untuk keperluan pekerjaan dan berkonten. Ia juga membagikan momen perjalanannya melalui unggahan di Instagram resminya @pandji.pragiwaksono. Pandji Pragiwaksono pindah ke New York bersama istri dan kedua anaknya. Setelah nego dua tahun, anak-anak akhirnya setuju dan beradaptasi dengan cepat meskipun sempat mengalami kesulitan di sana.
Tanggung Jawab dan Harapan
Pandji merasa memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa komika Indonesia mampu berkarya dan bersaing di kancah internasional. Ia ingin menjadi contoh bagi generasi muda yang ingin mengejar impian mereka di luar negeri. Dengan adanya “Mens Rea”, ia berharap bisa memberikan edukasi politik lewat komedi dan membuat orang lebih mengerti tentang demokrasi.











