
Penangkapan Pencuri yang Berujung pada Kasus Kekerasan
Seorang pemilik toko handphone di Deli Serdang, Persadaan Putra Sembiring atau dikenal sebagai Putra (33 tahun), menjadi korban pencurian oleh dua pegawainya. Namun, kasus ini berubah menjadi kontroversi ketika Putra dan keluarganya menangkap pelaku pencurian sendiri dan justru menjadi tersangka kekerasan.
Putra melakukan penangkapan bersama dengan kakaknya, Leo Sembiring, serta tiga saudaranya yaitu William, Prayoga, dan Satria. Seluruhnya menjadi tersangka dalam kasus kekerasan tersebut.
Bolehkah Memukul Maling?
Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Gultom, menjelaskan bahwa memukul pelaku pencurian saat korbannya melakukan pembelaan harus dilihat dari konteksnya. Konteks tersebut mencakup apakah pemukulan dilakukan saat pelaku tertangkap tangan atau tidak.
Dalam kasus di Deli Serdang, pemukulan terjadi bukan saat pelaku tertangkap tangan mencuri. Ada jeda waktu, dan pelaku juga disetrum oleh Putra dan tiga tersangka lainnya. Nover mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini, tindakan pribadi tanpa pengawasan polisi dapat berujung pada masalah hukum.
Namun, jika pemukulan terjadi saat pelaku tertangkap tangan, maka hal tersebut bisa dianggap sebagai upaya pencegahan. Contohnya adalah kasus Hogi Minaya (43) yang dibebaskan setelah membela istrinya dari jambret di Sleman. Nover menjelaskan bahwa kasus di Sleman merupakan kasus tertangkap tangan.
“Bedanya kalau tertangkap tangan. Tertangkap tangan itu ada upaya-upaya kita mencegah terjadinya pencurian atau penjambretan. Beda konteksnya,” ujar Nover.
Proses Hukum dan Hak Hukum
Nover menjelaskan bahwa dalam kasus-kasus seperti ini, proses hukum akan dimulai dengan pemeriksaan saksi-saksi terlebih dahulu. Semua orang memiliki hak hukum, tetapi konteksnya sangat penting.
“Semua punya konteksnya HAM. Siapa pun manusia punya hak hukum. Namun, beda konteksnya pada saat tertangkap tangan atau pada saat terjadi dengan tidak diketahuinya pelakunya dalam penyelidikan, kan beda konteksnya,” kata Nover.
Dia menegaskan bahwa pihak kepolisian selalu berpatokan pada penegakan hukum dan mekanisme hukum yang ada. “Kita kan namanya kepolisian berpatokan pada penegakan hukum. Jika sudah terjadi kan penegakan hukum, itu konteks kita sesuai hukum,” pungkas Nover.
Keluarga Putra Menyangkal Adanya Pemukulan
Nia Sihotang (38), kakak ipar Putra, menyatakan bahwa Putra membuat laporan kepolisian ke Polsek Pancur Batu setelah kehilangan barang di dalam tokonya. Ia mengatakan bahwa Putra bekerja sama dengan salah satu karyawannya perempuan bernama Mutiara untuk menggerebek pelaku G dan T.
Setelah berbicara dengan Mutiara, mereka sepakat untuk memancing pelaku G. Nia mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan seperti berpacaran. Kemudian, Mutiara sepakat untuk bertemu dengan G di sebuah hotel.
Nia dan suaminya, Leo, mendapatkan informasi dari penyidik polisi bahwa G dan T berada di hotel tersebut. Meskipun ia keberatan karena tindakan menangkap pelaku seharusnya dilakukan oleh pihak kepolisian, suaminya merasa tidak enak dan ikut dalam penangkapan.
“Suami saya merasa engga enak. Nanti dikira engga menghargai gitu, ya udah ayo katanya,” ucap Nia.
Penangkapan di Hotel
Setelah sampai di hotel, Nia dan keluarganya menanyakan nomor kamar pelaku pencurian. Penyidik menunggu di pos hotel tersebut. Setelah mendapat informasi dari Mutiara, mereka langsung menuju kamar pelaku.
Saat pintu diketuk, pelaku G memegang senjata tajam pisau. Suami Nia spontan membela diri agar tidak ditikam. Nia mengatakan bahwa Putra tidak menyentuh pelaku dalam penganiayaan tersebut. Pelaku langsung diserahkan kepada polisi.
“Si PP engga ada menyentuh. Setahu saya engga ada menyentuh. Ditarik keluar lalu diserahkan kepada polisi tersebut,” ucap Nia.
Nia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tentang penganiayaan saat penangkapan tidak benar. “Kami melihat sendiri, itu tidak ada penganiayaan,” ucap Nia.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."









