Penemuan Jenazah Perempuan Muda di Kebun Pepaya
Pada Rabu dini hari (4/2/2026), seorang perempuan muda bernama Gita Fitri Ramadani (25) ditemukan meninggal dunia di kebun pepaya yang berada di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang. Kejadian ini menimbulkan banyak tanda tanya terkait penyebab kematian korban.
Gita Fitri Ramadani lahir pada tahun 2000 dan merupakan alumni dari SMA I Kepahiang. Ia juga bekerja sebagai honorer di Dinas Perhubungan (Dishub). Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari pihak rumah sakit, korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik. Namun, hingga saat ini penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Proses Penyelidikan oleh Pihak Kepolisian
Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, menjelaskan bahwa proses penanganan peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Hal ini masih kita dalami dan prosesnya masih dalam penyelidikan. Kita sudah melakukan cek TKP dan pemeriksaan saksi,” ujar Iptu Bintang kepada media, Senin (9/2/2026).
Adapun jumlah saksi yang telah diperiksa mencapai tujuh orang. Saksi-saksi tersebut meliputi pemilik kebun, keluarga korban, serta beberapa orang lain yang ada di lokasi kejadian. “Hasilnya nanti akan kami sampaikan,” tambah Bintang.
Barang bukti yang telah diamankan dalam kasus ini antara lain kabel listrik dan mobil milik korban. “Barang bukti yang sudah diamankan ada kabel listrik dan kendaraan korban,” jelas Bintang.
Namun, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran terhadap barang bukti lain, yaitu ponsel milik korban yang hingga kini belum ditemukan. Di sisi lain, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum korban dari pihak Rumah Sakit Kepahiang. “Visumnya telah dilaksanakan tapi hasil visumnya belum keluar, kami masih menunggu dari pihak rumah sakit,” jelas Bintang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi dalam proses penyelidikan kasus tersebut. “Untuk kronologi masih dalam penyelidikan, setelah ini kita akan lanjut ke tahap sidik, disitulah nanti kita bisa memberikan keterangan resmi,” pungkas Bintang.
Profil Korban
Gita Fitri Ramadani adalah warga Desa Batu Bandung yang ditemukan meninggal dunia di kebun pepaya, tepatnya di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, pada Rabu dini hari (4/2/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pihak rumah sakit, korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik. Meski demikian, hingga kini penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan kelahiran tahun 2000 ini berusia 25 tahun dan merupakan alumni SMA I Kepahiang. Kepala Desa Batu Bandung, Iwan Trabas, mengungkapkan sosok Gita yang sebelumnya sempat menjadi honorer di Dinas Perhubungan Kepahiang. “Sebelumnya dia pernah honor di dinas perhubungan. Non job jadi pulang ke dusun,” ucap Iwan.
Ia menerangkan bahwa korban aktif membantu berbagai kegiatan di Desa Batu Bandung. “Korban ini kesehariannya saat ini menjadi panitia kegiatan turnamen di desa, dan saat ini dia sering bantu-bantu di posyandu,” ungkap Iwan.
Awal Mula Penemuan Jenazah
Penemuan seorang warga Desa Batu Bandung bernama Gita Fitri Ramadani (25) yang ditemukan tewas memasuki tahap penyelidikan. Kanit Tipidter Ipda Harianto mengungkapkan lokasi ditemukannya korban. “TKP mayat korban ditemukan sekitar 80 meter dari jalan Desa Talang Sawah,” ucap Harianto.
Selain itu juga ditemukan kendaraan korban sekitar 50 meter dari lokasi mayat korban ditemukan. “Mobil sementara ditemukan di lokasi, sekitar 20 meter dari pingir jalan, mayat nya dibawah lagi sekitar 50 meter,” ungkap Harianto.
Disisi lain Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Bintang Yudha Gama membenarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit bahwa korban tersengat listrik. “Terkait peristiwa kematian kemarin dari pemeriksaan rumah sakit memang benar adanya bekas tersengat listrik,” ucap Bintang.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan olah TKP kabel listrik yang terpasang sebelumnya dimaksudkan untuk melindungi kebun dari serangan hama. “Kabel listrik yang terpasang di kebun itu untuk melindungi kebun dari hama,” jelas Bintang.
Kendati demikian hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil visum korban yang dilakukan oleh pihak rumah sakit agar lebih jelas terkait penyebab kematian korban. “Visumnya telah dilaksanakan tapi hasil visumnya belum keluar, kami masih menunggu dari pihak rumah sakit,” ungkap Bintang.
Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi dalam proses penyelidikan kasus tersebut. “Untuk kronologi masih dalam penyelidikan, setelah ini kita akan lanjut ke tahap sidik, disitulah nanti kita bisa memberikan keterangan resmi,” pungkas Bintang.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











