Ringkasan Berita tentang Sholat dan Dzikir Setelahnya
Umat Islam diwajibkan menjalankan sholat fardhu lima waktu, yaitu Sholat Maghrib, Isya, Subuh, Dzuhur, dan Ashar. Selain itu, amalan doa dan dzikir yang dilantunkan setelah shalat wajib dapat menambah pahala bagi orang yang melaksanakannya.
Berikut ini adalah urutan dzikir, wirid, dan doa setelah Sholat Maghrib yang disusun berdasarkan ajaran Rasulullah SAW dan kitab-kitab hadis serta panduan resmi Kementerian Agama.
Doa Setelah Sholat
-
Bismillahirrahmanirrahim
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Pengasih dan Penyayang.” -
Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin, hamdan yuwaffii ni’mah, wa yukaafii maziidah
Artinya: “Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya.” -
Ya Rabbana lakal hamdu kama yunbaghi lijalaali wajhikawaa zhiimi sulthaanika. Allahu mmah…
Artinya: “Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.” -
Allahumma shalli ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa aali sayyidina muhammad
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.” -
Allahumma rabbana taqabbal minna shalataana washiyaamanaruku’ anaa wasujudanaa waqu’udanaa watadlarru’anaa, watakhasyusy aanaa wat’abbudanaa, watammim taoshiiran aa yaa allah yaa rabbal aalamiin
Artinya: “Ya Allah terima shalat kami, puasa kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah. Tuhan seru sekalian Alam.” -
Rabbana dzhalamna anfusana wa in lam taghfir lanawatarmuna lanakunanna minalkhasiriin
Artinya: “Ya Allah ! Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat.” -
Rabbana walaa tahmil ‘alaina ishran kamahamalthalal ladziina min qablinaa rabbana walaa tuhammilnaa maalaa thaaotatalnabihii wa’fu ‘annaa waghfir lanaa warhamna anta maulaana fanshurnaa ‘alal aumil kaafiriin
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.” -
Rabbana laa tuzigh quluubana ba’da idzhadaitana wa hab lan na min ladunka rahmatan inna anta antal wahhaab
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.” -
Rabbanaghfir lan na wal iwalidina walijamii’il muslimiina wal muslimaat wal mu’miniina wal mu’minaatil ahyaa iminhum wal amwaati, innaaka ‘alaa kulli syain qadiir
Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa-dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala galanya.” -
Rabbana aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waoinaa adzaaban naar
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan didunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka.” -
Allahummaghfir lan a dzuunubana wakaffir ‘annaa sayyi aat1naa watawaffana ma’alabraari
Artinya: “Ya Allah ampunilah dosa kami dan tutupilah segalah kesalahn kami, dan semoga jika kami mati nanti bersama-sama dengan orang yang baik-baik.” -
Subhaana rabbi ka rabbilizzati ammaa yashifuuna wasalaamu ‘alal mursalin wa hamdu lillahi rabbil aalamiina
Artinya: “Maha.suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Sesuai Ajaran Rasulullah
-
Membaca istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣
Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, yang hidup abadi, dan aku bertaubat kepada-Nya.” -
Memuji Allah dengan kalimat:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Engkau diberkati, ya Tuhan yang memiliki kemuliaan dan kehormatan.” -
Membaca:
اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .
Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau halangi, dan tidak ada manfaat bagi siapa pun dari kebaikanmu.” -
Berdoa agar diberi kemampuan untuk mengingat (dzikir), bersyukur, dan beribadah secara baik kepada Allah:
اَللَّـهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
Artinya: “Ya Allah, bantulah aku dalam mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan melakukan ibadah dengan baik.” -
Lalu membaca:
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah, yang satu tidak ada sekutu baginya. Bagi-Nya kerajaan dan segala puji. Ia menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu.” -
Memohon perlindungan dari ganasnya neraka:
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ
Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku dari api neraka.” -
Membaca Ayat Kursi:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Pengasih lagi Penyayang. Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Hidup Abadi, tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya segala yang ada di langit dan di bumi. Siapa yang bisa berinterseksi kepada-Nya kecuali dengan izin-Nya? Ia mengetahui apa yang ada di depan tangan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Tidak mengelilingi sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi, dan tidak melelahkan-Nya menjaga keduanya. Dan Dia adalah Yang Maha Tinggi, Maha Besar.” -
Membaca Surat Al-Baqarah ayat 285-286:
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
Artinya: “Rasul percaya kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, begitu juga orang-orang beriman. Semua percaya kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan utusan-utusan-Nya. Mereka tidak membeda-bedakan antara seorang utusan pun dari utusan-utusan-Nya. Mereka berkata, “Kami mendengar dan kami taati. Mohon ampunlah kami, Tuhan kami, dan kepada-Mu kami kembali.” Allah tidak memberatkan seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya. Bagi mereka apa yang telah mereka usahakan, dan atas mereka apa yang telah mereka lakukan. Tuhan kami, janganlah Engkau menyiksa kami jika kami lupa atau berbuat kesalahan. Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas kami beban seperti yang pernah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas kami apa yang tidak sanggup kami lakukan. Ampunilah kami, dan ampunilah kami, dan kasihanilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” -
Penggalan dari Surat Ali Imran:
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya: “Allah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, dan malaikat-malaikat dan orang-orang yang berilmu berdiri dengan adil. Tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam. Katakanlah, “Ya Allah, pemilik kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau ambil kerajaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau memberi kehormatan kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau merendahkan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang, dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan makhluk hidup dari makhluk mati, dan Engkau keluarkan makhluk mati dari makhluk hidup. Dan Engkau beri rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa hitungan.” -
Membaca Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas, lalu Surat Al-Fatihah
-
Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:
سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣
اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣ -
Kemudian dilanjutkan dengan:
اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ
Artinya: “Allah Mahabesar, Mahabesar. Segala puji bagi Allah, banyak sekali. Maha suci Allah di pagi dan sore hari. Tiada Tuhan selain Allah, yang satu tidak ada sekutu baginya. Bagi-Nya kerajaan dan segala puji. Ia menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi, Maha Besar. Yang terbaik dari dzikir adalah ‘La ilaha illa Allah’.” -
Membaca:
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
Artinya: “Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas Nabi Muhammad.” -
Dan:
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atasnya.”
Wirid Akhir
Wirid kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.











