"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Kondisi Vidi Aldiano Sebelum Meninggal, Suami Sheila Dara Masih Bisa Diajak Ngobrol

Kenangan Terakhir Adhi dengan Vidi Aldiano

Penghiburan dan kepedihan menghiasi dunia hiburan Tanah Air setelah kabar duka menyelimuti penyanyi ternama, Vidi Aldiano. Ia meninggal pada Sabtu (7/3/2026) di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019. Kepergiannya meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekannya di industri hiburan.

Salah satu yang turut merasakan kehilangan adalah penyiar radio kenamaan, Adhiramsyah Choesin atau lebih dikenal sebagai Adhi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @adhrrf, Adhi membagikan cerita tentang pertemuan terakhirnya dengan Vidi yang terjadi sehari sebelum sang penyanyi berpulang.

Saat itu, Adhi datang ke kediaman Vidi untuk menjenguknya yang tengah terbaring sakit. Dalam unggahan tersebut, terlihat momen ketika pelantun lagu Nuansa Bening itu menggenggam tangan Adhi. Pada foto yang dibagikan, tampak pula tangan Vidi Aldiano terpasang selang infus.

Adhi kemudian mengungkap kondisi Vidi sehari sebelum meninggal dunia. Menurutnya, pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano itu masih bisa diajak berbicara dan bahkan sempat mengangkat tangannya.

“06 Maret 2026, gw ke rumah lu, ngobrol2, lu angkat dikit tangan lu, trus gw pegang, hangattt. Kata suster ‘masih panas ya pak? Iya nih agak demam’ dalam hati gw ‘gapapa sus anget aja terus aja..'”

Bahkan, Adhi sempat membisikan sesuatu ke Vidi Aldiano. Ia tak lupa mengirimkan Al-Fatihan untuk penyanyi kelahiran Jakarta pada 29 Maret 1990 tersebut.

“Trus gw bilang disamping lu ‘apapun yang udah lu komunikasikan sama Allah, gw Aamin-in. Lu mau berjuang sembuh gw dukung, lu mau ke pelukan Allah, gw (harus) ikhlas..’ Besoknya 07 Maret 2026, 17 Ramadan, lu dua dua nya, sembuh dan kembali ke pelukan Allah yang paling sayang sama lu.”

“Al-Fatihah cintaku @vidialdiano,” tulisnya.

Rencana Pemakaman Vidi Aldiano

Jenazah Vidi Aldiano akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) pukul 09.00 WIB. Kabar soal pemakaman ini disampaikan oleh sang ayah, Harry Aprianto Kissowo melalui unggahan di Instagram pribadinya @v8harrykiss.

Harry Aprianto juga turut mengabarkan bahwa pelantun lagu ‘Status Palsu’ itu meninggal tepat di 17 Ramadan.

“Berita Pemakaman Vidi Aldiano. Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah Berpulang Menuju Cahaya Ilahi, Anak saya : Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo. Sore tadi pukul 16.33, 17 Ramadhan 1447 H. Rumah duka Alm. Vidi Aldiano. Jl. Kecapi 57 Cilandak Barat, kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan,” tulis Harry.

Sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, jenazah Vidi Aldiano akan disalatkan terlebih dahulu di masjid dekat rumah duka. Kemudian, jenazah diberangkat dari masjid ke TPU Tanah Kusir sekitar pukul 09.00 WIB.

“Prosesi pemakaman. Minggu pagi 8 Maret 2022, jam 07.00. Berangkat dari rumah duka ke Mesjid dekat rumah duka untuk solat jenazah pukul 08.00. Berangkat dari mesjid ke pemakaman Tanah Kusir belakang makam bung Hatta pukul 09.00. Blok AA1 Blad 174,” tulisnya.

Perjalanan Perjuangan Vidi Aldiano

Vidi Aldiano diketahui mengidap sakit kanker ginjal. Ia telah berjuang selama enam tahun melawan sakit yang dideritanya. Melalui unggahan Instagram pribadinya kala itu, Vidi menyebut penyakitnya sebagai hadiah dari Tuhan.

Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano itu mengaku banyak perubahan yang ia alami. “Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted,” tulis Vidi, dikutip dari Instagram @vidialdiano, Senin (15/12/2025).

Enam tahun mengidap kanker, Vidi Aldiano mengaku lebih mensyukuri hal-hal yang sebelumnya tak ia sadari dan menjadikan hal itu sebagai hikmah dalam kehidupan.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *