"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Wanita Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Angkat, Luka Bakar 70 Persen

Pembakaran Hidup-Hidup Seorang Wanita Paruh Baya di Kota Padang

Sebuah kejadian tragis terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang mengakibatkan seorang wanita paruh baya dibakar hidup-hidup oleh anak angkatnya sendiri. Korban yang diketahui berinisial AY (50) mengalami luka bakar hingga 70 persen, dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di sebuah rumah yang juga menjadi loket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PT Lubuk Basung Ekspres, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara. Lokasi kejadian kini masih dalam kondisi yang menunjukkan tanda-tanda kebakaran, dengan dinding yang menghitam dan beberapa perabotan yang terpapar api.

Pelaku Diduga Sakit Hati Terhadap Perkataan Korban

Pelaku, yang diketahui berinisial IK (36), merupakan anak angkat korban. Menurut informasi yang diperoleh, pelaku diduga nekat melakukan aksi tersebut karena sakit hati terhadap perkataan korban. Sehari sebelum kejadian, pelaku meminta adiknya untuk membelikan bensin satu botol. Namun, R (20), salah seorang saksi yang juga cucu angkat korban, mengaku tidak mengetahui tujuan dari pembelian bensin tersebut. Ia hanya mengira bahwa bensin itu akan digunakan untuk mengisi minyak sepeda motor.

Pada saat kejadian, korban sedang berada di ruang tamu sendirian sambil menonton televisi. Tanpa berkata apa-apa, pelaku langsung menyiram korban dengan bensin pertalite dan kemudian menyulut api. Api yang cepat menyebar membuat orang-orang di sekitar panik dan berteriak.

Proses Penanganan dan Evakuasi Korban

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung keluar dari rumah. R kemudian berusaha menolong korban dengan mematikan aliran listrik di rumah tersebut. Ia juga membantu memadamkan api dengan air dari kamar mandi samping. Setelah itu, suami korban datang dan membantu memadamkan api dengan membawa korban ke kamar mandi.

Korban awalnya dibawa ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang, namun karena kondisi luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, korban dilaporkan mengalami luka bakar derajat 2A dengan luas sekitar 90 persen di seluruh tubuhnya.

Penanganan oleh Pihak Berwajib

Setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran dan kepolisian langsung datang ke lokasi untuk melakukan penanganan serta pengecekan di rumah yang sempat terbakar. Pelaku, IK (36), akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Padang Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengamankan pelaku, mendata saksi-saksi, serta menyita barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Reaksi Masyarakat dan Kondisi Lokasi Kejadian

Di lokasi kejadian, aktivitas di loket bus masih berjalan seperti biasa. Sejumlah calon penumpang terlihat menunggu keberangkatan bus, sementara beberapa sopir dan karyawan loket masih beraktivitas. Namun, di bagian rumah yang menjadi lokasi pembakaran terlihat bekas kebakaran dengan tembok yang menghitam.

Saksi lain, R (20), menceritakan bahwa saat kejadian, ia sedang berada di depan rumah menjadi agen bus. Ia mengatakan bahwa kondisi saat itu sedang ramai orang yang akan naik bus. Namun, kejadian yang tak terduga membuat semua orang terkejut dan panik.

Tidak lama setelah kejadian, R meminta bantuan kepada sopir taksi online yang baru saja mengantar penumpang ke loket bus untuk membawa korban ke rumah sakit. Sopir tersebut bersedia membantu dan membawa korban ke tempat yang lebih aman.

Kesimpulan

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan emosi dan hubungan keluarga yang harmonis. Kasus ini juga menunjukkan betapa pentingnya keamanan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Semoga korban dapat segera pulih dan pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *