"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Sebelum Mengenal Maxime Bouttier, Luna Maya Pernah Jadi Anggota Geng Motor

Luna Maya, Dari Fase Kenakalan Hingga Kehidupan Pernikahan yang Unik

Luna Maya dikenal sebagai salah satu artis ternama di Indonesia. Sebagai aktris dan model, ia telah meraih banyak penghargaan dan kepercayaan dari berbagai merek ternama. Karier yang cemerlang ini tentu tidak terlepas dari perjalanan hidupnya yang penuh lika-liku.

Meski kini menjadi sosok yang sukses, Luna Maya pernah melalui fase kenakalan remaja. Ia bahkan pernah menjadi anggota geng motor saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini terungkap dalam sebuah tayangan YouTube RAJAWALI TELEVISI – LANGIT RTV dalam acara LUNITE yang diunggah pada 20 Juli 2022.

Masa Remaja yang Tidak Terduga

Dalam wawancara tersebut, Luna mengungkap bahwa ibunya, Desa Maya Waltaurd Maiyer, memiliki sifat yang keras dan tegas dalam mendidik anak-anaknya. “Dulu gue lebih dekat sama bokap gue, karena bokap gue tipenya yang santai, nyokap gue sedikit keras,” ujarnya.

Untuk mendapatkan perhatian dari sang ibu, Luna sering kali bertingkah nakal. “Gue saking pengen attention-nya nyokap gue, waktu kecil gue pernah guling-guling nangis-nangis berjam-jam, dibiarin,” kenangnya.

Pada masa remajanya, perilaku Luna semakin memuncak. Ia mulai melakukan berbagai kenakalan seperti pulang sore atau malam, serta bergabung dengan geng motor. “Gue punya geng motor tuh. Motor gue tuh motor bebek tapi geng gue itu semua motor bebek tapi diceperin motornya,” bebernya.

Kelakuan Bandel dan Perkelahian

Tidak hanya menjadi anggota geng motor, Luna juga pernah mengaku pernah nyontek dan berkelahi dengan siswa lain. Pengakuan ini disampaikan dalam channel YouTube Kuy Entertaiment yang tayang pada Juli 2021 lalu.

“Paling bandel di kelas itu gua tidur dan nyontek,” ujar Luna. Selain itu, ia juga pernah berantem dengan orang lain usai tanding basket. “Gua SMP waktu basket tim gua kalah sama tim dari Korea gitu. Gua inget banget namanya Lee Song Jong. Tim gua kalah ya lawan dia,” jelasnya.

Usai bertanding, Luna bersama timnya berjalan di trotoar. Sementara lawannya, berjalan di trotoar seberangnya. Adu mulut pun tak bisa terhindarkan, hingga akhirnya berujung kedua tim saling pukul-pukulan.

Bukan Cewek Populer di Sekolah

Meskipun sering berantem dan ikut geng motor, Luna Maya mengaku dirinya bukanlah cewek populer di sekolah. Bahkan, menurutnya, tak ada cowok yang meliriknya kala itu. “Waktu sekolah gua dilirik aja engga, dulu badan gua agak berisi ya, chubby gitu. Cewek populer pakai rok pendek dan baju ketat, dulu baju gua gombrong dan rok gua dibawah lutut,” tandasnya.

Lebaran di Raja Ampat

Lebaran 2026 ini menjadi Lebaran pertama bagi Luna Maya dan Maxime Bouttier sebagai pasangan suami istri. Meski begitu, mereka merayakan momen spesial ini dengan cara yang super unik. Bukan di Jakarta, Luna dan Maxime kompak merayakan momen Lebaran di atas laut Raja Ampat.

Tidak hanya itu, Luna Maya dan Maxime Bouttier juga salat Idul Fitri di atas kapal. Momen perayaan Lebaran Luna dan Maxime itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @lunamaya, Sabtu (21/03/2026).

Dalam unggahan itu, Luna Maya dan Maxime Bouttier tampak mengunggah beberapa foto. Sederet foto itu memperlihatkan momen perayaan lebaran Luna dan Maxime di atas kapal phinisi di Raja Ampat. Luna Maya nampak mengenakan mukena warna putih usai melaksanakan salat. Ia tampak merangkul Maxime Bouttier yang mengenakan baju koko pink dan juga sarung. Terlihat di belakang keduanya, terhampar pemandangan laut yang sangat cantik.

Tak hanya berfoto bersama, Luna dan Maxime juga melaksanakan salat Id di atas kapal. Hal itu terlihat dari video yang diunggah oleh Luna Maya. Di video itu, Luna tampak menggelar sajadah di dek kapal. Tak sendiri, ia tampak menggelar sajadah dan melaksanakan salat Id bersama artis Cinta Laura.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *