"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Denada Ajarkan Ressa Memanggil Ibu, Sapaan Hangat untuk Putranya, Jerry Aurum: Waktunya Tiba

Denada dan Ressa: Momen Bahagia yang Mengubah Hubungan Ibu dan Anak

Denada, penyanyi ternama yang akrab disapa Dena, kini sedang menjalani proses penerimaan dirinya sebagai ibu dari Ressa Rizky Rossano. Meski hubungan mereka sempat dipenuhi oleh konflik dan kesalahpahaman, kini terdapat perubahan positif yang menunjukkan bahwa jarak dan masa lalu mulai ditinggalkan.

Pertemuan antara Denada dan Ressa dianggap sebagai momen penting dalam kehidupan keduanya. Sejak pertama kali bertemu, Ressa masih menyapa Denada dengan sapaan “Mbak”, sebuah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut kakak perempuan dalam bahasa Jawa. Namun, seiring berjalannya waktu, Denada mulai membiasakan Ressa untuk memanggilnya dengan sapaan “Ibu”. Proses ini tidak terjadi secara instan, tetapi membutuhkan waktu dan kesabaran agar Ressa dapat menerima peran ibunya secara penuh.

Selain itu, Denada juga mulai menggunakan panggilan sayang untuk Ressa, yaitu “Nang”. Sapaan ini sering digunakan untuk menyebut anak laki-laki dalam budaya Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa Denada ingin merangkul Ressa dengan cara yang lebih dekat dan hangat.

Proses Penerimaan yang Membutuhkan Waktu

Menurut penuturan manajer Denada, Risna Ories, proses ini membutuhkan langkah-langkah yang bertahap. Awalnya, Ressa masih memanggil Denada dengan “Mbak” dan memberikan respons yang biasa saja. Namun, seiring waktu, Ressa mulai mengubah sapaannya menjadi “Ibu”.

“Dia juga memantaskan diri,” tambah Risna. “Ya masih mungkin butuh proses. Terus bilang Dena biasanya kan biasanya Ressa, ‘ya mbak siap, mbak, mbak ini’. Nah sekarang Dena pun udah bilang ‘iya Ibu, siap Ibu’,” ujarnya.

Di sisi lain, Denada juga mulai membiasakan diri untuk memanggil Ressa dengan “Nang”, sesuai dengan tradisi Jawa yang menghargai kedekatan antara orang tua dan anak.

Respons Mantan Suami Denada

Kehadiran Denada bersama Ressa di media sosial mendapatkan respon positif dari mantan suaminya, Jerry Aurum. Lewat unggahan Instagram-nya, Denada membagikan potret kebersamaan dengan Ressa. Keduanya tampil kompak dalam busana putih dan tersenyum ke arah kamera.

Dalam keterangan unggahan tersebut, Denada menyampaikan rasa syukur atas pertemuan yang terjadi. “Alhamdulillah, Allah Maha Besar,” tulisnya.

Jerry Aurum juga turut berkomentar pada unggahan tersebut. Ia mengatakan bahwa pertemuan antara Denada dan Ressa adalah saat yang tepat dan indah. Ia juga berharap keduanya bisa saling memaafkan setelah adanya ketegangan sebelumnya.

“Uhuy, saat yang tepat dan sangat indah untuk saling memaafkan,” tulis Jerry. Di akhir komentarnya, ia berharap agar Denada dan Ressa selalu hidup rukun.

Persiapan dan Bantuan Psikolog

Sebelum bertemu langsung dengan Ressa, Denada telah melakukan beberapa persiapan. Salah satunya adalah berkonsultasi dengan psikolog Intan Erlita. Denada menyampaikan terima kasih kepada psikolog kesayangannya atas bantuan dan bimbingannya.

“Terimakasih bu @intan__erlita, ibu psikolog kesayangan yg baik, atas bantuan, bimbingan dan pendampingannya,” tulis Denada.

Proses ini menunjukkan bahwa Denada tidak hanya fokus pada hubungan emosional dengan Ressa, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dan mental agar pertemuan ini dapat berjalan dengan lancar.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski ada progres positif, Denada dan Ressa masih memiliki tantangan dalam menjalin hubungan. Namun, dengan dukungan keluarga dan kerabat, serta bantuan psikolog, harapan besar terbuka untuk membangun hubungan yang lebih harmonis.

Momen pertemuan ini menjadi awal dari babak baru dalam kehidupan Denada dan Ressa. Dengan kesabaran dan kepercayaan, semoga hubungan mereka terus berkembang dan menjadi contoh bagi banyak orang.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *