"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Dua Pria di Haurgpugur Bandung Tertangkap Usai Palak Pengendara

Kronologi Kejadian

Pada Rabu, 8 April 2026, seorang pengendara mobil bernama David Wijaya melintas di Jalan Pamoyanan dekat Stasiun Haurpugur, Kabupaten Bandung. Saat itu, korban sedang melintasi pertigaan menuju arah lurus sekitar Perlintasan Kereta Api Bojong Salam, Stasiun Haurpugur.

Setibanya di lokasi, korban mengaku dihentikan oleh seorang pria yang diduga sebagai “pak ogah” dan dimintai sejumlah uang. Karena tidak memberikan uang, salah satu pelaku kemudian melakukan tindakan dengan memukul pintu mobil korban. Karena tidak diberi, pelaku kemudian memukul kaca mobil korban.

Kejadian ini akhirnya viral setelah video aksi tersebut dibagikan di media sosial. Video tersebut menjadi sorotan warganet di tengah kasus pungutan liar (pungli) yang sering terjadi di Jawa Barat.

Respons Cepat dari Pihak Berwajib

Setelah video viral pada Jumat (10/4/2026), Polsek Rancaekek segera melakukan tindakan nyata dengan mendatangi TKP dan menghubungi pelapor. Dalam waktu singkat, polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Mako Polsek Rancaekek.

Video tersebut viral dibagikan oleh akun Instagram @inforck. Dalam video tersebut, terlihat satu pria diduga pemalak terlihat adu mulut dengan pria tua. Sementara pria satu lagi juga berhadapan dengan sopir yang diam di dalam mobil.

Sopir tersebut menanyakan apakah pemungutan uang yang dilakukan dua pria tersebut resmi atau tidak. Namun pertanyaan sopir tersebut justru dibalas dengan amukan. Salah satu pria memukul kaca mobil dan meminta agar sopir tak merekam. Sementara itu pria diduga pemalak berjaket krem masih beradu mulut dengan pria tua.

“Masih butuh jalan sini?,” ujar pria berjaket krem menggertak. Karena terus terjadi adu mulut, satu pria lainnya akhirnya meminta pria tua dan sopir itu segera pergi.

Keterangan dari Pihak Kepolisian

Video viral diduga aksi pemalakan di Haurpugur Kabupaten Bandung ini sudah sampai ke Polsek Rancaekek. Pihak kepolisian melalui akun Instagram @polsekrancaekek_restabdg menyatakan bahwa pelaku telah diamankan.

“Alhamdulillah sudah dapat kita amankan, dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan,” tulis pihak kepolisian.

Polsek Rancaekek yang dipimpin oleh Iptu Asep Dadan segera melakukan langkah cepat dengan menghubungi pelapor sekaligus pengunggah video, serta mendatangi tempat kejadian perkara. Di lokasi, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pemalakan tersebut, kemudian langsung dibawa ke Mako Polsek Rancaekek guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, menjelaskan bahwa pihaknya merespons cepat setiap laporan masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme maupun aksi pemalakan di wilayah hukum Polsek Rancaekek. Saat ini kedua terduga pelaku sudah kami amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Imbauan kepada Masyarakat

Lebih lanjut, Polsek Rancaekek mengimbau kepada masyarakat jika menemukan gangguan kejahatan dapat menghubungi call center 110 (bebas pulsa), atau Lapor Kapolresta Bandung di nomor WA 0822-1115-9110.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *