"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Arya Khan Dihujat Dewi Perssik Setelah Izinkan Pinkan Mambo Nyanyi untuk Biaya Anak

Kritik dari Sesama Artis terhadap Pernyataan Arya Khan

Pernyataan Arya Khan, suami dari penyanyi Pinkan Mambo, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan sesama artis. Ia dinilai tidak memperhatikan kondisi istri yang harus mengamen di jalanan demi mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi tajam, termasuk dari Dewi Perssik dan Rian Ibram.

Dewi Perssik tampak sangat prihatin ketika mengetahui bahwa Pinkan harus bekerja keras di bawah terik matahari hanya untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ia merasa bahwa Arya seharusnya lebih proaktif dalam membantu istri, bukan justru membiarkan situasi seperti itu terjadi.

Sementara itu, Rian Ibram juga turut mempertanyakan peran Arya sebagai suami. Dalam sebuah tayangan televisi, Rian bertanya tentang apa yang dilakukan Arya saat Pinkan sedang mengamen. Arya menjawab bahwa ia hanya mengantarkan istrinya setiap pagi sebelum Pinkan mulai bekerja. Setelah itu, ia mengaku sibuk dengan pekerjaannya sendiri.

“Kalau Pinkan nyanyi mas Arya ngapain?” tanya Rian Ibram.

“Ngg, aku kerja juga,” jawab Arya.

“Ngapain?” tanya Rian lagi.

“Pertama, nganterin dia dulu,” imbuh Arya.

“And then?” tanya Rian.

“Ngurusin kerjaan aku,” pungkas Arya.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, Dewi Perssik langsung bertanya lebih lanjut tentang pekerjaan Arya. Arya menjelaskan bahwa ia memiliki bisnis kecil-kecilan seperti menjual singkong dan juga melakukan live streaming. Namun, hal ini tidak cukup meyakinkan bagi Dewi.

Di tengah perbincangan, Arya melontarkan permintaan yang mengejutkan. Ia meminta para artis ternama agar tidak ikut mengamen seperti Pinkan karena khawatir penghasilan istrinya akan berkurang akibat persaingan.

“Tolong artis-artis papan atas, kayak mba Dewi, please ya jangan ngamen di jalan, kasihan istri aku nanti sawerannya berkurang karena banyak saingannya,” ujar Arya.

Dewi Perssik langsung memberikan respons tegas. Ia menilai Arya seharusnya melarang Pinkan jika benar-benar peduli, bukan justru membiarkan situasi tersebut.

“Mas Arya, kalau aku punya suami kayak kamu, aku minta kamu bilang sama aku ‘sayang, kalau kamu cinta sama aku, kamu enggak usah ngamen di situ, kalau kamu masih ngamen, kita cerai,” ungkap Dewi.

Arya mengaku santai dengan sindiran tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya justru takut diceraikan jika melarang Pinkan.

“Masalahnya aku yang dicerai kalau aku bicara gitu, kebalik kamu,” ujarnya.

Rian Ibram kemudian menambahkan sindiran dengan mengingatkan bahwa Pinkan adalah sosok penyanyi besar.

“Kalau kamu bilang dia bintang besar jangan ngamen. Seharusnya mas Arya juga sadar bahwa istri kamu adalah bintang besar,” sindir Rian.

Alasan Pinkan Mengamen

Pinkan Mambo sebelumnya telah mengungkap alasan di balik keputusannya mengamen di jalan. Ia mengaku membutuhkan biaya besar untuk pendidikan anak-anaknya, termasuk rencana memasukkan mereka ke sekolah internasional.

“Anak-anak kan butuh biaya, ini mau masuk ke German School International. Satu anak bisa Rp 20 juta, kalau tiga anak jadi Rp 60 juta,” kata Pinkan.

Selain itu, Pinkan juga harus melunasi tunggakan biaya sekolah sebelumnya agar dapat mengurus dokumen pendidikan anak.

“International School yang sebelumnya itu aku masih ngutang Rp 20 juta. Jadi total biaya masuk, pelunasan utang, ijazah, dan homeschooling itu sudah Rp 100 jutaan. Nah, itu dibayarnya pakai apa?” tambahnya.

Keputusan Pinkan untuk mengamen pun menjadi perbincangan luas, terlebih karena latar belakangnya sebagai penyanyi terkenal yang kini harus turun ke jalan demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *